Rouhani: IRGC Terdepan dalam Melawan Terorisme di Kawasan
-
Sniper Pasdaran
Presiden Republik Islam Iran, Hassan Rouhani mengatakan, Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) atau Sepah Pasdaran pembela kebebasan di kawasan dan terdepan di perang kontra terorisme.
Pemerintah Amerika hari Senin (8/4) dalam kebijakan anti Iran dan represi terhadap pasukan yang berhasil menggagalkan ambisi Washington di kawasan dengan perjuangannya melawan teroris mengumumkan pencatuman IRGC di list kelompok teroris.
Rouhani hari Rabu (10/4) di sela-sela sidang kabinet menambahkan, seluruh kejahatan dan langkah kriminal AS hanyak untuk memenangkan satu orang di pemilu parlemen di bumi Palestina pendudukan.
Seraya menekankan bahwa Israel adalah wilayah Palestina yang diduduki dan pemilu di wilayah tersebut tidak bermakna mengatakan, "Jika mereka ingin menggelar pemilu, rakyat Palestina yang harus memberikan suara, bukan penjajah."
Rouhani juga menekankan bahwa Amerika harus memahami bahwa justru mereka sumber kezaliman dan terorisme di kawasan. Ia menambahkan, musuh mengalami kekalahan dalam mewujudkan ambisinya di kawasan dan menyadari bahwa Sepah Pasdaran memainkan peran utama di kekalahan mereka tersebut, oleh karena itu, mereka geram.
Seraya menjelaskan bahwa seluruh langkah Amerika bertentangan dengan rasio dan hukum internasional, Rouhani menambahkan, rakyat Irak, Suriah, Lebanon, Yaman, Afghanistan, Pakistan dan seluruh bangsa kawasan tidak akan pernah melupakan jasa pelayanan bangsa Iran dan Sepah Pasdaran dan langkah Amerika ini tidak akan mengubah apapun sehingga mereka dapat mengambil keuntungan.
Kepala lembaga eksekutif Iran ini menyebut langkah Amerika sekedar slogan, propaganda dan manuver politik. "AS dengan baik menyadari bahwa jika ingin melakukan langkah lebih dari sekedar slogan, berapa banyak kesulitan dan bencana yang bakal mereka hadapi," tegas Rouhani. (MF)