Jubir Kemenlu Iran: Perang Dagang AS atas Cina, Terorisme Ekonomi
-
Sayid Abbas Mousavi
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengecam perang dagang yang dilancarkan Amerika Serikat terhadap Cina dan menyebut langkah Washington ini sebagai terorisme ekonomi terhadap Beijing.
Jubir Kemenlu Iran, Sayid Abbas Mousavi, Senin (3/6/2019) mengatakan, perang dagang Amerika terhadap Cina yang terjadi sejak beberapa bulan lalu, dan menjadi salah satu tantangan global, membawa sejumlah konsekuensi dan dampak yang mungkin saja melampaui level hubungan kedua negara.
Mousavi menambahkan, data dan analisa menunjukkan bahwa perang dagang Amerika-Cina dapat menguras Produk Domestik Bruto, PDB dunia sampai 600 miliar dolar dalam waktu dua tahun ke depan, dan ini akan meningkatkan angka kemiskinan dan menurunkan tingkat kesejahteraan serta standar hidup global.
Jubir Kemenlu Iran mengkritik kebijakan Amerika dan menegaskan, Washington harus meninjau ulang kebijakan luar negerinya. (HS)