Takziah Rahbar ke Rumah Keluarga Shahid Soleimani
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei bertakziah ke rumah Komandan Pasukan al-Quds Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) Letnan Jenderal Qassem Soleimani pada Jumat (3/1/2020) malam.
Rahbar menemui keluarga Shahid Soleimani dan menyampaikan belasungkawa dan sekalilgus ucapan selamat atas kesyahidan Komandan Pasukan al-Quds ini.
Ayatullah Khamenei mengatakan, Letjen Soleimani yang gugur syahid tidak memiliki rasa takut terhadap siapa pun atau apapun dalam melakukan tugasnya demi ridha Allah Swt dan di jalan kebenaran.
"Ada upaya berulang kali untuk membunuh Haj Qassem Soleimani, dan dia menghadapi kesyahidan setiap hari, namun dia tidak takut kepada siapa pun dan apa pun dalam menjalankan tugas dan berjuang di jalan Allah Swt," kata Rahbar.
Pemimpin Revolusi Islam menambahkan, letjen Soleimani dibunuh oleh orang-orang yang paling jahat, para pejabat Amerika, dan kebanggaan mereka dalam kejahatan ini merupakan ciri pembeda dari pejuang pemberani ini di jalan Allah Swt.
"Perjuangannya adalah perjuangan yang hebat, dan Allah SWT menjadikan kesyahidannya sebagai kesyahidan yang besar. Ini adalah berkah besar baginya, yang benar-benar layak (dari kesyahidan yang begitu mulia). Haj Ghasem harus menjadi shahid dengan cara yang sesuai," tuturnya.
Ayatullah Khamenei berdoa kepada Allah SWT agar keluarga dan semua masyarakat diberi kesabaran, ketenangan dan ketabahan.
"Hari ini, Anda melihat bagaimana orang-orang di berbagai kota di negara ini turun ke jalan-jalan dalam jumlah yang besar dan dengan kecintaan yang luar biasa. Anda juga akan menyaksikan kecintaan ini di pemakamannya (dengan jumlah besar). Berkah-berkah ini ada di depan mata kita, jadi kita memahami nilai kesyahidan. Sungguh berkah (beruntung) bagi Haj Qassem yang mencapai mimpinya. Dia secara aktif mencari kesyahidan, dia menghargai kesyahidan, dan menitikkan air mata karenanya, serta meratap karena teman-teman syahidnya," jelasnya.
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran kepada putri Shahid Soleimani mengatakan, semua orang berduka dan bersyukur kepada ayahmu. Rasa terima kasih ini adalah karena ketulusan hatinya yang luar biasa, dan kualitas luar biasa yang ada dalam dirinya. Tanpa ketulusan, hati orang-orang tidak akan mengenalinya dengan cara ini. Semoga Allah Swt mengaruniakan berkah bagi kita semua dan semua bangsa Iran.
Letjen Soleimani dan Wakil Komandan Pasukan Relawan Irak Hashd al-Shaabi Abu Mahdi al-Muhandis gugur syahid dalam serangan udara Amerika Serikat di Bandara Internasional Baghdad, Jumat dini hari, 3 Januari 2020.
Rencananya, jenazah Haj Qassem Soleimani dan beberapa jenazah shuhada yang menyertainya akan dibawa ke Ahvaz Iran dari Irak. Setelah tasyi' jenazah di Ahvaz, Mashhad, Tehran dan Qom, jenazah Komandan Pasukan al-Quds akan dimakamkan di Kerman, kota kelahirannya. (RA)