Iran Siap Bantu Selesaikan Friksi antara Turki dan Suriah soal Idlib
-
Majid Takht-e Ravanchi
Wakil tetap Republik Islam Iran di PBB Kamis (06/02) malam menyatakan, Tehran sebagai salah satu negara penjamin dialog Astana siap membantu menyelesaikan friksi saat ini antara Suriah dan Turki terkait kondisi Idlib.
IRNA melaporkan, Majid Takht-e Ravanchi di sidang Dewan Keamanan PBB terkait Provinsi Idlib di utara Suriah menyebut kondisi provinsi tersebut sangat parah dan menjelaskan, harus ada upaya supaya krisis tidak keluar dari kontrol.
Takht-e Ravanchi lebih lanjut menekankan dilanjutkannya perang melawan teroris di Provinsi Idlib dan mengatakan langkah ini harus dilakukan dengan melindungi nyawa warga sipil.
Wakil tetap Iran di PBB menilai KTT Astana mendatang di Tehran sebagai peluang yang tepat untuk membahas secara komprehensif kondisi Suriah dan menambahkan, “Tidak boleh dibiarkan teroris memperkokoh posisinya di Idlib dan menjadikan provinsi ini sebagai tempat aman bagi mereka serta lebih leluasa membantai warga sipil dan tetap menyandera warga tak berdosa.”
“Masyarakat internasional harus sepenuhnya waspada sehingga mereka tidak keliru antara melindungi nyawa warga sipil dan nyawa para teroris,” ungkap Ravanchi.
Wakil tetap Iran di PBB menekankan kondisi saat ini di Provinsi Idlib hanya dapat diselesaikan melalui jalur politik dan sangat penting bagi semua pihak untuk menghormati kedaulatan, integritas wilayah, persatuan dan independensi politik Suriah.
Kondisi Provinsi Idlib yang merupakan pangkalan terakhir teroris di Suriah selama beberapa hari terakhir semakin kacau karena kehadiran ilegal militer Turki.
Sementara itu, Wakil tetap Rusia di PBB, Vasily Nebenzya di sidang ini menjelaskan, pemerintah Suriah berhak memerangi teroris di Provinsi Idlib. (MF)