Pentingnya Hubungan Strategis Iran dan Rusia
https://parstoday.ir/id/news/iran-i83904-pentingnya_hubungan_strategis_iran_dan_rusia
Ketua Komite Hubungan Luar Negeri Parleman Rusia, Leonid Slutsky bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif di Tehran pada Ahad (2/8/2020) untuk membahas isu-isu bilateral yang menjadi perhatian bersama.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Aug 03, 2020 13:03 Asia/Jakarta
  • Bendera nasional Rusia dan Iran.
    Bendera nasional Rusia dan Iran.

Ketua Komite Hubungan Luar Negeri Parleman Rusia, Leonid Slutsky bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif di Tehran pada Ahad (2/8/2020) untuk membahas isu-isu bilateral yang menjadi perhatian bersama.

Kedua pihak juga berdiskusi mengenai perkembangan pelaksanaan perjanjian nuklir JCPOA, dan perkembangan di Suriah, Irak, Yaman, dan Libya, serta kerja sama antara Tehran-Moskow di tingkat regional dan internasional.

Salah satu masalah yang ditekankan dalam pertemuan Slutsky dan Zarif di Tehran adalah urgensitas kerja sama antara parlemen Iran dan Rusia dalam merumuskan rencana kerja sama strategis kedua negara.

Memperkuat kerja sama strategis antara Iran dan Rusia tentu saja sangat penting, mengingat kedua negara memiliki kepentingan bersama dan menghadapi ancaman yang sama, di mana Amerika Serikat berusaha mencegah perluasan hubungan antara Iran dan negara-negara di kawasan.

Dalam hal ini, Zarif menekankan perlunya memperbarui dokumen kerja sama jangka panjang Iran-Rusia di tingkat hubungan strategis.

Sementara itu, Duta Besar Iran untuk Rusia Kazem Jalali menuturkan, "Level hubungan dan kerja sama saat ini antara Iran dan Rusia jauh lebih tinggi dari dekade-dekade sebelumnya. Di samping kerja sama mereka sudah lebih erat dan bermakna, ada banyak potensi dalam hubungan Tehran-Moskow yang perlu digarap dalam kerangka program kerja sama komprehensif."

Sergei Lavrov (kiri) dan Mohammad Javad Zarif.

Iran dan Rusia menandatangani perjanjian tentang prinsip hubungan timbal-balik dan prinsip-prinsip kerja sama pada Maret 2001. Saat ini tuntutan dalam hubungan dan kerja sama kedua negara telah meningkat dengan memperhatikan perkembangan yang terjadi di kancah internasional dan regional.

Situasi saat ini di kawasan menuntut pemanfaatan berbagai kapasitas yang dimiliki Iran dan Rusia dalam kerangka program kerja sama komprehensif.

Iran mulai membahas tentang pentingnya membangun hubungan strategis dengan negara-negara besar Asia, khususnya Rusia dan Cina sejak satu dekade lalu. Langkah ini diambil dalam menyikapi perkembangan regional dan internasional.

Mengacu pada kerja sama trilateral antara Tehran, Moskow dan Beijing, majalah The Diplomat menulis, "Di saat sebagian besar fokus di Asia tertuju pada perkembangan hubungan antara AS dan sekutunya, sebuah proses lain mulai terbentuk di mana Rusia dan Cina menjalin hubungan yang efektif dengan Iran."

Pentingnya masalah ini dapat ditelusuri dari pendekatan bersama Iran dan Rusia. Sebuah statemen bersama yang disampaikan oleh Menlu Iran Mohammad Javad Zarif dan Menlu Rusia Sergei Lavrov di Moskow baru-baru ini, menyatakan Tehran dan Moskow bertekad untuk secara aktif mempromosikan pendekatan kolektif dan multilateralisme secara adil berdasarkan prinsip-prinsip baku yang diakui oleh hukum internasional untuk memecahkan masalah regional dan global yang mendesak.

Dari sudut pandang ini, hubungan strategis Iran-Rusia akan efektif untuk memperkuat hubungan bilateral dan menghadapi ancaman bersama di kawasan terutama unilateralisme AS. Terlebih, Tehran dan Moskow telah mengambil inisiatif dan membangun interaksi yang kuat dalam merespon persoalan regional. (RM)