Wamenlu Iran: Dukungan kepada Teroris harus Dihentikan
Wakil Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran untuk Urusan Arab dan Afrika mengatakan, selama dukungan terbuka dan tersembunyi kepada gerakan teroris belum berhenti, maka tidak akan terlihat gencatan senjata yang berkelanjutan di Suriah
Hossein Amir-Abdollahian mengatakan hal itu dalam wawancara jaringan 1 televisi Iran, Selasa (17/5/2016) malam.
"Selama tidak ada keinginan serius untuk mengontrol perbatasan-perbatasan Suriah dan mencegah masuknya para teroris, maka akan sulit untuk menciptakan gencatan senjata yang stabil di negara ini," imbuhnya.
Wamenlu Iran lebih lanjut menyinggung pertemuan para pejabat dari 20 negara dan organisasi-organisasi internasional di Wina untuk membahas krisis Suriah.
"Salah satu tema mendasar dalam pertemuan ini adalah perhatian terhadap pentingnya komitmen terhadap gencatan senjata " ujarnya.
Amir-Abdollahian menjelaskan, penetapan gencatan senjata di Suriah telah disepakati di atas kertas dalam pertemuan Wina, namun dalam prakteknya, negara-negara itu diharapkan memiliki keinginan untuk komitmen terhadap kesepakatan teresbut.
"Negara-negara yang dalam lima tahun lalu mengandalkan cara-cara militer dan keamanan untuk mengubah pemerintah politik Suriah, saat ini berusaha menggunakan perundingan politik untuk merealisasikan tujuan-tujuannya," pungkasnya. (RA)