Virus Corona Baru Terdeteksi di Malaysia
https://parstoday.ir/id/news/malaysia-i97554-virus_corona_baru_terdeteksi_di_malaysia
Dalam 20 tahun terakhir, virus Corona baru diketahui telah menular dari binatang pada manusia. Pada tahun 2002, SARS-CoV menular dari musang kepada manusia.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
May 22, 2021 10:11 Asia/Jakarta
  • ilustrasi varian Corona baru dari anjing, (picture: Angela Hsieh for NPR)
    ilustrasi varian Corona baru dari anjing, (picture: Angela Hsieh for NPR)

Dalam 20 tahun terakhir, virus Corona baru diketahui telah menular dari binatang pada manusia. Pada tahun 2002, SARS-CoV menular dari musang kepada manusia.

Dikutip NPR, Kamis (20/5/2021) sepuluh tahun kemudian, MERS menular dari unta ke manusia. Kemudian pada tahun 2019, SARS-CoV-2 mulai menyebar ke seluruh dunia.
 
Bagi banyak ilmuwan, pola ini menunjukkan tren yang membahayakan, wabah virus Corona bukanlah peristiwa langka dan kemungkinan akan terjadi setiap dekade atau lebih.
 
Sekarang, para ilmuwan melaporkan bahwa mereka telah menemukan apa yang mungkin merupakan virus Corona terbaru yang menular dari binatang ke manusia, dan itu berasal dari sumber yang mengejutkan yaitu anjing.
 
Ketika pandemi COVID-19 pertama kali meledak, Dr. Gregory Grey mulai bertanya-tanya apakah mungkin ada virus Corona lain di luar sana yang membuat orang sakit dan memicu wabah lain.
 
Masalahnya kita tidak memiliki alat untuk mendeteksinya. Tes COVID-19, katanya, sangat terbatas. Ini menyampaikan kepada kita apakah satu virus tertentu - SARS-CoV-2 - ada di saluran pernapasan seseorang, dan tidak ada yang lain.
 
"Diagnostik sangat spesifik. Biasanya berfokus pada virus yang diketahui," kata Gray, ahli epidemiologi penyakit menular di Institut Kesehatan Global Duke University.
 
Jadi Dr. Gray meminta seorang mahasiswa pascasarjana di labnya, Leshan Xiu, untuk menciptakan tes yang lebih kuat - tes yang akan bekerja seperti tes COVID-19 tetapi dapat mendeteksi semua varian virus Corona, bahkan yang tidak dikenal. (HS)