Dinamika Asia Tenggara, 22 Februari 2020
https://parstoday.ir/id/news/other-i78886-dinamika_asia_tenggara_22_februari_2020
Dinamika Asia Tenggara selama beberapa terakhir menyoroti sejumlah isu di antaranya mengenai dampak negatif penyebaran virus Corona terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Feb 22, 2020 10:14 Asia/Jakarta
  • Pertumbuhan ekonomi, ilustrasi
    Pertumbuhan ekonomi, ilustrasi

Dinamika Asia Tenggara selama beberapa terakhir menyoroti sejumlah isu di antaranya mengenai dampak negatif penyebaran virus Corona terhadap pertumbuhan ekonomi Indonesia.

Selain itu, perkembangan virus corona di Malaysia dan negara-negara kawasan Asia Tenggara lainnya. dan masalah peluang Bahasa Indonesia menjadi bahasa internasional.

 

Virus Corona Hambat Pertumbuhan Ekonomi Indonesia

Wabah virus Corona diproyeksi mengganggu pertumbuhan ekonomi global tahun ini. Demikian diungkapkan oleh Direktur Pelaksana IMF, Kristalina Georgieva dalam Global Women's Forum di Dubai.

"Mungkin ada pemotongan yang kami perkirakan berada dalam persentase 0,1-0,2%," katanya, dikutip dari Economic Times, Senin (17/2/2020).

Sebelumnya pada World Economic Outlook Januari lalu, IMF telah menurunkan perkiraan pertumbuhan ekonomi global pada 2020 sebesar 0,1 poin persentase menjadi 3,3%.

Sementara itu, dilaporkan bahwa Utang Luar Negeri (ULN) Indonesia pada akhir triwulan IV 2019 tercatat 404,3 miliar dolar AS, terdiri dari utang sektor publik (pemerintah dan bank sentral) 202,9 miliar dolar AS dan utang sektor swasta (termasuk BUMN) 201,4 miliar dolar AS.

ULN Idonesia tersebut tumbuh sebesar 7,7 persen (yoy), melambat dibandingkan dengan pertumbuhan ULN pada triwulan sebelumnya sebesar 10,4 persen (yoy).

Posisi ULN pemerintah pada akhir triwulan IV 2019 tercatat sebesar 199,9 miliar dolar AS atau tumbuh 9,1 persen (yoy), lebih rendah dari pertumbuhan pada triwulan sebelumnya sebesar 10,3 persen (yoy).

Pertumbuhan ULN pemerintah tersebut ditopang oleh arus masuk investasi nonresiden pada Surat Berharga Negara (SBN) domestik dan penerbitan dual currency global bonds dalam mata uang dolar AS dan euro.

Pengelolaan ULN pemerintah, katanya, diprioritaskan untuk membiayai pembangunan, dengan porsi terbesar pada beberapa sektor produktif yang mendukung pertumbuhan ekonomi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat, yaitu sektor jasa kesehatan dan kegiatan sosial (19,1 persen dari total ULN pemerintah), sektor konstruksi (16,6 persen), sektor jasa pendidikan (16,2 persen ), sektor administrasi pemerintah, pertahanan dan jaminan sosial wajib (15,4 persen), serta sektor jasa keuangan dan asuransi (13,3 persen).

 

WNI di Singapura Sembuh dari Infeski Virus Corona

Seorang warga Indonesia di Singapura yang terinfeksi virus corona telah dinyatakan sembuh.

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Singapura mengatakan WNI tersebut sudah pulih dari serangan virus itu dan dipulangkan dari rumah sakit.

"Telah dinyatakan sembuh dan negatif Covid-19, serta telah dipulangkan dari rumah sakit," kata Kepala Fungsi Pensosbud KBRI Singapura, Ratna Lestari Harjana, dalam keterangan pers yang diterima di Batam, Rabu (19/2) seperti dikutip dari Antara.

Informasi itu didapat berdasarkan keterangan Kementerian Kesehatan Singapura kepada KBRI Singapura. WNI tersebut merupakan kasus ke-21 positif virus corona di Singapura dari klaster Yong Thai Hang medical shop.

Warga AS Terinfeksi Corona di Malaysia

Kementerian Kesehatan Malaysia mengungkap seorang wisatawan Amerika Serikat (AS) positif terinfeksi virus corona atau Covid-19. Secara total, Malaysia mencatat 22 kasus virus corona di negaranya.

Warga negara AS berusia 82 tahun itu menjadi penumpang kapal pesiar yang berlabuh di Kamboja pada 13 Februari 2020.

"Sebanyak 145 penumpang kapal pesiar tersebut mengambil penerbangan ke Malaysia pada 14 Februari 2020," ujar Dirjen Kesehatan Malaysia Noor Hisham Abdullah, seperti dilansir Antara, Minggu (16/2).

Di antara jumlah tersebut, sambung dia, penumpang yang terdeteksi menunjukkan gejala dan suaminya dirujuk ke Hospital Sungai Buloh di Kuala Lumpur. "Untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut," jelasnya.

Noor Hisham mengungkap tes COVID-19 yang dilakukan menunjukkan hanya satu dari pasangan turis AS itu yang positif terjangkit virus corona.

"Uji deteksi COVID-19 dijalankan oleh Institut Penelitian Pengobatan Malaysia (IMR) dan dinyatakan positif pada 15 Februari 2020. Suami wanita itu sendiri negatif virus corona," terang Noor Hisham.

Sebelumnya, media internasional melaporkan kapal pesiar WS Westerdam diperbolehkan berlabuh di perairan Kamboja setelah ditolak oleh empat negara yang khawatir dengan penularan wabah virus corona.

Kapal yang membawa 2.200 penumpang termasuk 802 anak buah kapal tersebut tidak diterima untuk berlabuh di Jepang, Taiwan, Filipina dan Thailand.

Semua penumpang dan awak kapal harus menjalani pemeriksaan bagi memastikan mereka bebas virus tersebut.

Sebelumnya dua kasus baru COVID-19 melibatkan warga China, sehingga menjadikan jumlah keseluruhan terjangkit virus di Malaysia mecapai 22 kasus termasuk enam masyarakat lokal setempat.

 

Pancasila dan bendera Indonesia

Kemendikbud RI: Bahasa Indonesia Layak Jadi bahasa Internasional

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Republik Indonesia mengklaim Bahasa Indonesia sudah memenuhi sebagian besar syarat menjadi bahasa internasional.

Plt Kepala Badan Bahasa Kemendikbud RI, Dadang Sunendar menyampaikan hal itu menanggapi keinginan Mendikbud Nadiem Makarim menjadikan Bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar di Asia Tenggara.

Menurut Dadang, penutur Bahasa Indonesia juga berada di luar negeri seperti Timor Leste, Malaysia, Singapura, Brunei Darusalam, Thailand Selatan hingga Filipina Selatan.

Selain itu, Bahasa Indonesia termasuk salah satu bahasa yang mudah dipelajari oleh orang asing. Untuk itu dalam waktu tiga tahun belakangan ini, pihaknya sudah mengirim 793 pengajar Bahasa Indonesia Bagi Penutur Asing (BIPA) ke 29 negara.

Bahan ajar BIPA tersebut akan dikirim ke seluruh duta besar di negara-negara asing. Dan nantinya diharapkan bisa dijadikan bahan ajar bagi warganya yang ingin belajar Bahasa Indonesia.

Kemudian secara politik, sosial dan ekonomi, Indonesia juga termasuk negara yang stabil dalam beberapa tahun belakangan. Ini jadi salah satu syarat penting bahasa negara bisa jadi bahasa internasional.(PH)