Kejahatan Perang Koalisi Saudi di Yaman Diajukan ke ICC
Pengacara yang mewakili korban perang di Yaman telah meminta Mahkamah Pidana Internasional (ICC) untuk menyelidiki kejahatan perang koalisi Saudi di Yaman.
Pengacara yang mewakili ratusan korban perang saudara Yaman pada hari Senin (30/8/2021) meminta Mahkamah Pidana Internasional (ICC) untuk memulai penyelidikan terhadap kejahatan perang dan kemanusiaan yang dilakukan oleh koalisi agresor yang dipimpin Arab Saudi.
Pengacara Inggris,Toby Cadman mengajukan gugatan di pengadilanmengenai tiga kasus terpisah yaitu: serangan udara Agustus 2018 yang menargetkan bus sekolah dan menewaskan puluhan orang, serangan roket Oktober 2016 yang menewaskan sedikitnya 110 orang, serta penyiksaan dan pembunuhan tahanan sipil di penjara di Yaman selatan.
Sejak dimulainya invasi Saudi ke Yaman pada Maret 2015, Amnesti International telah memberikan banyak laporan pelanggaran hak asasi manusia dan kejahatan terhadap anak-anaknya, tetapi Arab Saudi mengabaikan laporan kejahatannya di Yaman dengan dukungan negara-negara Barat dan rezim Zionis.
Ribuan orang Yaman telah tewas sejak invasi Saudi ke Yaman, dan menurut PBB, kelaparan di negara itu telah menjadi bencana kemanusiaan terbesar di dunia.(PH)