Para Staf Kantor PM Rezim Zionis Mengundurkan Diri, Mengapa ?
-
Naftali Bennett bersama para stafnya
Sebuah surat kabar berbahasa Ibrani melaporkan pengunduran diri sejumlah staf senior kantor perdana menteri rezim Zionis Israel.
Surat kabar Israel Israel Hayom hari Kamis (16/12/2021) melaporkan sebanyak tiga orang wanita dari staf senior kantor Perdana Menteri Israel Naftali Bennett mengajukan pengunduran diri.
Surat kabar rezim Zionis ini mengungkapkan langkah tersebut dilakukan mengikuti aksi serupa baru-baru ini para karyawan wanita lain di kantor Naftali Bennett.
Kantor Perdana Menteri Israel Naftali Bennett mengaitkan pengunduran diri itu dengan alasan pribadi. Tetapi seorang pejabat senior menyalahkan pengunduran diri tersebut dipicu lingkungan kerja yang keras yang telah menyebabkan perselisihan antara para staf dengan Shimrit Meir, yang saat ini menjabat sebagai penasihat Bennett.
Laporan media Israel ini juga menyinggung campur tangan Meir yang luas dalam banyak masalah, program dan kegiatan kantor perdana menteri, serta pelaksanaan kerja yang menekan para pejabat senior.
Israel Hayom menulis, "Penguatan pengaruh Meir dan intervensinya yang besar di dalam struktur kerja kantor perdana menteri juga memicu protes dari rekannya sendiri di partai sayap kanan, Ayelet Shaked,".
Meir sekarang digambarkan sebagai sosok paling kuat di kantor perdana menteri Naftali Bennett, dan dia memperluas pengaruh internal dan eksternalnya dengan mencampuri berbagai masalah, bahkan hal-hal yang tidak berada dalam wewenangnya sekalipun.(PH)