Suriah Protes Masuknya Pasukan Jerman dan Perancis ke Aleppo
Suriah memprotes kehadiran pasukan asing di wilayah Utara negara itu.
Kantor berita Suriah, Sana (15/6) melaporkan, sebuah sumber resmi di Kementerian Luar Negeri Suriah menegaskan bahwa Damaskus mengecam kehadiran ilegal pasukan elit Perancis dan Jerman di wilayah Kobani dan Manbij di Provinsi Aleppo, Utara Suriah.
Menurut Damaskus, kehadiran pasukan asing itu adalah intervensi terbuka, melanggar aturan internasional dan langkah yang tidak bisa dibenarkan terhadap kedaulatan dan independensi Suriah.
Sumber di Kemenlu Suriah juga mengatakan, klaim bahwa kehadiran pasukan elit Perancis dan Jerman itu untuk memerangi terorisme tidak bisa dipercaya oleh siapapun, pasalnya perang melawan terorisme, efektif dan legal jika dilakukan dengan kerja sama pemerintah konstitusional Suriah.
Rakyat Suriah sudah menyatakan kembali komitmennya atas kedaulatan dan integrasi seluruh wilayah Suriah dan membela negara sampai ditumpas habisnya terorisme Takfiri.
Sejumlah media, Selasa 14/6) mengabarkan, satu unit tempur militer Jerman tiba di kota Manbij untuk membantu pasukan Uni Demokratik Suriah dan berpartisipasi dalam perang melawan Daesh.
Pasukan Jerman itu bergabung dengan sekitar 500 penasihat militer Amerika Serikat dan sejumlah tentara Perancis yang baru-baru ini mengumumkan kehadirannya di Suriah. (HS)