Hizbullah: AS Jegal Kemajuan Lebanon
Kepala Dewan Eksekutif Hizbullah mengatakan bahwa Amerika Serikat (AS) tidak menghendaki kemajuan Lebanon dan menghalangi solusi apapun yang akan mengarah pada kemajuan di negara ini.
Amerika Serikat dan rezim Zionis memandang senjata perlawanan sebagai ancaman besar baginya. Mereka bekerja untuk membuat dan membiayai organisasi non-pemerintah guna melemahkan semangat rakyat dan menyerang perlawanan Lebanon dengan tujuan mengalahkan Hizbullah.
Televisi Al-Manar hari Senin (19/9/2022) melaporkan, Sayid Hashem Safieddine, Kepala Dewan Eksekutif Hizbullah dalam pidato yang disampaikan di Lebanon selatan mengungkapkan bahwa Amerika Serikat berdiri di depan untuk menjegal setiap kemajuan di Lebanon.
"Wacana kebencian agama dan suku yang digunakan oleh beberapa kelompok di Lebanon yang didukung AS tidak memiliki tujuan selain menimbulkan perpecahan," ujar Sayid Safieddine.
"Hizbullah tidak akan pernah membiarkan kelompok bodoh dengan perilaku emosional mereka akan menghancurkan semua pengorbanan ke arah anarki, disintegrasi atau proyek apa pun yang sejalan dengan kepentingan Amerika dan rezim Zionis," tegasnya.
Ketua Dewan Eksekutif Hizbullah menenkankan,"Tidak ada orang berakal yang mau menyerah setelah semua pencapaian besar yang diraih perlawanan untuk rakyat Lebanon yang resisten. Kita harus selalu bangga dengan sejarah dan identitas nasional negara ini,".(PH)