Wakil Kuba di PBB Mengutuk Kejahatan Israel
Wakil Tetap Kuba untuk PBB, menekankan penarikan rezim Zionis Israel dari Dataran Tinggi Golan, Suriah.
Seperti dikutip kantor berita Suriah (SANA), Anayansi Rodriguez pada Selasa (28/6/2016) mengatakan, "Kuba menegaskan bahwa solusi untuk situasi kemanusiaan di daerah pendudukan Golan, Suriah adalah penarikan Israel dari sana berdasarkan resolusi-resolusi PBB."
Ia menyinggung pelanggaran rutin Israel terhadap hak-hak warga Suriah di Golan dan menyebut rezim Zionis terang-terangan melanggar resolusi internasional.
Berbicara pada sidang ke-22 Dewan Hak Asasi Manusia PBB di Jenewa, Rodriguez meminta Dewan untuk melaksanakan tugasnya secara penuh dan mengatakan, rezim penjajah Israel menutup mata terhadap resolusi internasional.
Dia mengutuk bebasnya Israel dari hukuman terlepas dari pelanggaran terhadap hukum internasional di Palestina dan tanah Arab yang diduduki.
Israel dalam perangnya dengan bangsa-bangsa Arab pada tahun 1967, menduduki Golan yang merupakan bagian dari wilayah Suriah. Pada Desember 1981, rezim Zionis secara resmi memasukkan daerah Golan ke dalam wilayah pendudukannya.
Akan tetapi, PBB dan negara-negara dunia menolak mengakui pencaplokan itu dan menganggap Golan sebagai wilayah Suriah yang berada di bawah pendudukan Israel. (RM)