Hamas: Perlawanan, Benteng Pembela Palestina
Juru Bicara Gerakan Perlawanan Islam Palestina, Hamas menegaskan bahwa perlawanan akan tetap menjadi tameng dan pedang sebagai benteng pembela Palestina.
Batalion Qassam, sayap militer gerakan Hamas Senin (13/2/2023) menyatakan bahwa pertahanan udara batalion ini menghadapi jet-jet tempur agresor rezim Zionis di langit Gaza dan memaksa mereka melarikan diri.
Menurut kantor berita Shahab, Hazem Qassem, Juru Bicara Hamas mengatakan, "Pengeboman Jalur Gaza bersamaan dengan invasi kota Nablus dan Quds yang diduduki oleh rezim Zionis menunjukkan bahwa kita sedang menghadapi sebuah serangan habis-habisan oleh musuh terhadap bangsa Palestina,".
"Kami salut kepada para pejuang batalion Ezzeddin al-Qassam yang menghadapi agresi terbaru rezim Zionis di Jalur Gaza yang menyebabkan kebingungan dan ketakutan tentara dan pemukim Zionis," tegasnya.
Juru bicara gerakan Hamas mengungkapkan bahwa perlawanan akan tetap menjadi perisai dan pedang bangsa Palestina menghadapi agresi musuh.
Serangan batalion Qassam terjadi ketika jet-jet tempur rezim Zionis menargetkan posisi pasukan perlawanan Palestina di pusat Gaza.(PH)