Hizbullah: Keberhasilan Poros Muqawama di Suriah Merugikan Saudi
-
pejuang Hizbullah Lebanon
Wakil Ketua Dewan Eksekutif Hizbullah Lebanon, menilai kemenangan poros muqawama di Suriah telah membuat Arab Saudi kelabakan.
Syeikh Nabil Qaouq, Ahad (14/2), menyinggung kekhawatiran Arab Saudi atas kemenangan poros muqawama dan militer Suriah di medan pertempuran seraya mengatakan, kerjasama militer, muqawama dan Rusia telah memaksakan perimbangan dan konstelasi baru di Suriah dan bahkan regional, yang sama sekali tidak menguntungkan Arab Saudi.
Syeikh Qaouq menambahkan, kekuatan poros muqawama dalam pertempuran melawan kelompok teroris Takfiri merupakan berkah bagi rakyat Lebanon dan bahwa kehadiran seluruh elemen kekuatan di Lebanon merupakan faktor defensif negara ini dengan tujuan menghadapi para teroris ISIS dan Front al-Nusra.
Menekankan pentingnya penghentian suplai persenjataan untuk kelompok-kelompok Takfiri di Suriah oleh rezim Saudi, pejabat Hizbullah ini mengatakan, kelompok-kelompok Takfiri bukan hanya bahaya strategis bagi seluruh rakyat Lebanon, melainkan ancaman konstan bagi keamanan negara ini.
Militer Suriah dengan kerjasama pasukan Muqawama dalam beberapa hari terakhir telah membuat para teroris di Aleppo, utara Suriah, semakin terdesak. Saat ini, kota Aleppo telah dikepung militer Suriah dan pasukan pemerintah telah berada hanya beberapa kilometer dari perbatasan Turki.
Keberhasilan militer Suriah ini memantik kekhawatiran pihak Arab Saudi, Turki, Qatar, Amerika Serikat dan rezim Zionis. (IRIB Indonesia/MZ)