Menteri Zionis: Tepi Barat Harus Segera Direbut!
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i150774-menteri_zionis_tepi_barat_harus_segera_direbut!
Menteri urusan Warisan Bersejarah Rezim Zionis, menyebut garis demarkasi yang disepakati pada gencatan senjata tahun 1967 (Garis Hijau), fiktif, dan ia mendesak pendudukan langsung Tepi Barat.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Aug 03, 2023 16:39 Asia/Jakarta
  • Menteri Zionis Amichai Eliyahu
    Menteri Zionis Amichai Eliyahu

Menteri urusan Warisan Bersejarah Rezim Zionis, menyebut garis demarkasi yang disepakati pada gencatan senjata tahun 1967 (Garis Hijau), fiktif, dan ia mendesak pendudukan langsung Tepi Barat.

Amichai Eliyahu, pada hari Rabu (2/8/2023), dalam wawancara dengan Radio Militer Israel, Galatz, mendesak pendudukan langsung wilayah Tepi Barat, Palestina.
 
Ia menegaskan, "Tidak ada yang namanya Garis Hijau, atau garis yang menentukan wilayah-wilayah yang dikuasai Israel, pada tahun 1967, dan itu fiktif."
 
Menteri Rezim Zionis itu melanjutkan, "Kedaulatan kita harus ditegakkan di wilayah-wilayah Judea dan Samaria (Tepi Barat). Ini harus dikerjakan segera, dan sebisa mungkin dilakukan secara cerdas."
 
Rezim Zionis dan Organisasi Pembebasan Palestina, PLO setelah tahun 1995 menandatangani  perjanjian Oslo II yang membagi Tepi Barat menjadi tiga bagian.
 
Ketiga bagian tersebut masing-masing diberi nama Area A, B dan C. Area A, yang awalnya hanya tiga persen dari total wilayah Tepi Barat, pada tahun 1999 bertambah menjadi 18 persen, dan sebagian besar instansi di wilayah ini dikuasai Otorita Ramallah Palestina. (HS)