Pejabat Israel: Keteguhan Hamas Berarti Kekalahan Kami
-
Sayap militer Hamas, Brigade Al Qassam
Para pejabat Rezim Zionis, mengumumkan penilaian mereka, dan mengakui kekuatan tempur Hamas, di hari ketiga kesepakatan gencatan senjata Gaza.
"Pertunjukan kekuatan, dan pengaruh Hamas, atas perkembangan terkini berarti kekalahan Israel," kata para pejabat Tel Aviv, Minggu (26/11/2023).
Gideon Sa'ar, salah satu menteri Rezim Zionis menuturkan, "Jika Hamas, di akhir perang kembali bangkit, maka hal itu berarti bahwa kami benar-benar kalah."
Pejabat Rezim Zionis, di Jalur Gaza, Haim Jelin, mengatakan bahwa Yahya Sinwar, Ketua Biro Politik Hamas di Jalur Gaza, selalu mengejek orang-orang Israel.
"Ayolah kita tunjukkan sedikit keberanian, dan memahami bahwa orang ini (Yahya Sinwar) setiap waktu mempermainkan kita, dan mungkin saja dengan upaya ini, ia akan menjadi pemenang," kata Jelin.
Sementara itu, Menteri Perang Rezim Zionis, Yoav Gallant, sebelumnya berbicara soal penumpasan total Hamas, sebagai tujuan utama agresi militer ke Gaza, tapi kemudian menurunkan targetnya.
Di sisi lain, Osama Hamdan, salah seorang pimpinan Hamas, menegaskan bahwa Israel, tidak akan bisa membebaskan tawanannya dengan cara-cara kekerasan.
Ia menegaskan, "Memaksa Israel, untuk membabaskan 150 perempuan, dan anak-anak Palestina, adalah buah dari kerja keras Brigade Al Qassam." (HS)