Ratusan Tahanan Palestina akan Dibebaskan
Israel telah menyepakati pembebasan 400 tahanan Palestina dalam perundingan yang digelar di Doha, ibu kota Qatar.
Aljazeera mengutip sumber anonim melaporkan sejumlah nama tahanan Palestina dengan tingkat hukuman tinggi termasuk dalam daftar yang akan dibebaskan.
Sumber-sumber ini menambahkan bahwa pembebasan 400 orang Palestina ini akan dilakukan dengan imbalan 40 sandera wanita lansia Israel.
Al-Arabiya mengumumkan bahwa Doha, ibu kota Qatar, menjadi tuan rumah putaran baru pembicaraan tentang gencatan senjata di Gaza pada hari Senin, yang diadakan dengan kehadiran perwakilan rezim Zionis dan Hamas serta mediator dari Qatar, Mesir dan Amerika Serikat.
Al-Arabiya menilai tujuan perundingan tersebut untuk mencapai kesepakatan mengenai gencatan senjata di Jalur Gaza dan pertukaran tahanan Palestina dan Israel.
Sebelumnya, surat kabar berbahasa Ibrani, Yedioth Ahronoth melaporkan bahwa delegasi Israel yang terdiri dari pejabat Mossad dan Shabak akan tiba di Doha, ibu kota Qatar, pada hari Senin untuk memulai negosiasi dengan mediator Qatar mengenai rincian perjanjian pertukaran tahanan.
Dalam perundingan di Doha akan dibahas mengenai sejumlah isu penting antara lain: perundingan daftar nama tahanan Israel yang akan dibebaskan, nama-nama tahanan Palestina yang akan dibebaskan, syarat-syarat gencatan senjata, termasuk penarikan pasukan rezim Zionis dari Jalur Gaza, isu penghentian operasi pengumpulan informasi dari Gaza, dan pembukaan kembalinya blokade warga Palestina dari selatan Jalur Gaza ke utara.
Pada awal Februari, Kairo menjadi tuan rumah perundingan tingkat tinggi antara delegasi Amerika, Qatar, dan Israel untuk menghentikan perang rezim Zionis melawan Jalur Gaza, namun perundingan tersebut tidak membuahkan hasil yang signifikan.(PH)