Rezim Zionis Lanjutkan Serangan Militer di Tepi Barat dan Gaza
Militer rezim Zionis melanjutkan serangan militer terhadap rumah-rumah warga Palestina di Tepi Barat.
Media Palestina melaporkan bahwa pasukan rezim Zionis menangkap beberapa pemuda Palestina dalam aksi penyerbuan terhadap daerah Faqua dan Jalboun yang terletak di timur laut kota Jenin.
Tentara Zionis menangkap sejumlah warga Palestina, termasuk seorang tahanan yang dibebaskan dan istrinya, dalam serangan di daerah Jaidi di kota Qalqilya.
Pemukim Zionis juga menyerang lahan pertanian dan kebun warga Palestina di desa al-Maghir, yang terletak di sebelah timur Ramallah, dan membakar seluruh hasil panen mereka.
Selama serangan militer rezim Zionis di Tepi Barat, pasukan perlawanan Palestina menargetkan pos pemeriksaan Jebel Jerzim di selatan Nablus.
Sementara itu, reporter jaringan Al-Mayadeen dalam sebuah laporan mengumumkan bahwa jet-jet tempur rezim Zionis melakukan pengeboman di selatan kota Khan Yunis, yang terletak di selatan Jalur Gaza.
Serangan udara jet-jet tempur rezim Zionis di berbagai wilayah Jalur Gaza terus berlanjut, termasuk kamp Jabalia di utara Jalur Gaza, serta kota Rafah.
Setidaknya 10 warga Palestina gugur dalam pemboman rumah pemukiman di timur al-Zawaida, yang terletak di pusat Jalur Gaza.
Daerah Al-Janina dan kamp al-Maghazi di tengah Jalur Gaza juga menjadi saksi serangan udara jet-jet tempur rezim Zionis, yang mengakibatkan beberapa warga Palestina gugur dan terluka.
Serangan udara rezim Zionis di daerah pemukiman Deir al-Balah di Jalur Gaza menyebabkan sedikitnya 20 orang gugur.
Sejak Oktober 2023, rezim Zionis dengan dukungan penuh Amerika Serikat dan negara-negara Barat lainnya melancarkan pembantaian terhadap rakyat Palestina yang tidak berdaya dan tertindas di Jalur Gaza dan Tepi Barat Sungai Yordan.
Kementerian Kesehatan Palestina di Jalur Gaza mengumumkan, sejak Oktober 2023, sekitar 35.000 orang Palestina gugur akibat kejahatan rezim Zionis di Jalur Gaza.(PH)