Israel Setuju Buka Penyeberangan Rafah untuk Pergerakan Orang Terbatas
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i184624-israel_setuju_buka_penyeberangan_rafah_untuk_pergerakan_orang_terbatas
Pars Today - Pihak berwenang Zionis Israel mengumumkan bahwa di bawah tekanan dari negosiator Amerika, mereka telah setuju untuk membuka kembali penyeberangan Rafah untuk pergerakan orang terbatas.
(last modified 2026-01-26T00:42:57+00:00 )
Jan 26, 2026 07:41 Asia/Jakarta
  • Penyeberangan Rafah
    Penyeberangan Rafah

Pars Today - Pihak berwenang Zionis Israel mengumumkan bahwa di bawah tekanan dari negosiator Amerika, mereka telah setuju untuk membuka kembali penyeberangan Rafah untuk pergerakan orang terbatas.

Menurut laporan Senin (26/01/2026) pagi oleh IRNA mengutip Al Jazeera, Kantor Perdana Menteri Israel menambahkan dalam sebuah pernyataan bahwa rezim Zionis telah setuju untuk membuka kembali penyeberangan Rafah hanya untuk pergerakan orang terbatas dalam kerangka mekanisme pengawasan oleh Israel.

Pernyataan itu menambahkan, "Pembukaan kembali penyeberangan itu bergantung pada pengembalian semua tahanan, baik yang masih hidup maupun yang telah meninggal, dan upaya maksimal Hamas untuk mengembalikan mereka."

Kantor Perdana Menteri Israel menekankan, "Segera setelah proses pencarian jenazah Rani Gvil (tahanan Zionis terakhir yang meninggal di Gaza) selesai, sesuai dengan kesepakatan dengan Washington, kami akan membuka penyeberangan Rafah."

Dalam hal ini, media Israel melaporkan bahwa utusan AS Steve Witkoff dan Jared Kushner menekankan pembukaan kembali penyeberangan Rafah antara Mesir dan Jalur Gaza selama pembicaraan mereka dengan Benjamin Netanyahu di Quds.

Pembukaan kembali penyeberangan Rafah, yang telah ditutup sejak rezim Israel mengambil alih kendali sisi Palestina dari penyeberangan itu selama perang di Gaza, merupakan bagian dari perjanjian gencatan senjata dengan Hamas yang diumumkan Oktober lalu oleh Presiden AS Donald Trump.

Kantor berita Israel Ynet mengutip seorang pejabat rezim yang tidak disebutkan namanya yang mengatakan bahwa pertemuan Netanyahu dengan Witkoff dan Kushner berjalan positif.

Menurut pejabat Israel itu, Witkoff telah mendorong pembukaan kembali penyeberangan itu bahkan sebelum Hamas mengembalikan jenazah Ron Gvil (tahanan Israel terakhir yang meninggal di Gaza).

Penyeberangan Rafah adalah titik masuk utama untuk bantuan kemanusiaan bagi sekitar 2,2 juta penduduk Jalur Gaza.

Ali Shaath, kepala Komite Teknokrat Palestina yang dibentuk untuk mengelola urusan Jalur Gaza, mengumumkan Kamis lalu bahwa penyeberangan Rafah akan dibuka di kedua arah minggu depan, tetapi tidak menyebutkan tanggal pastinya.

Dalam pidatonya di Forum Ekonomi Davos, ia mengatakan, "Bagi warga Palestina di Gaza, Rafah lebih dari sekadar gerbang. Itu adalah urat nadi kehidupan dan simbol harapan serta peluang."(sl)