Hizbullah Lakukan 1100 Operasi Kurang dari Sebulan
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i187988-hizbullah_lakukan_1100_operasi_kurang_dari_sebulan
Pars Today - Hizbullah Lebanon mengumumkan serangan roket dan drone berkelanjutan ke pangkalan dan lokasi konsentrasi tentara Israel.
(last modified 2026-03-30T07:25:54+00:00 )
Mar 30, 2026 10:57 Asia/Jakarta
  • Hizbullah Lebanon
    Hizbullah Lebanon

Pars Today - Hizbullah Lebanon mengumumkan serangan roket dan drone berkelanjutan ke pangkalan dan lokasi konsentrasi tentara Israel.

Menurut laporan Pars Today mengutip Tasnim, Perlawanan Islam Lebanon, melanjutkan operasinya terhadap musuh Zionis yang dimulai 4 minggu lalu dan telah mencapai lebih dari 1.100 operasi dan Senin (30/03/2026) pagi ini mengumumkan serangkaian operasi baru yang ditargetkan terhadap Zionis di permukiman “Al-Matalla” dan “Duvif,” serta pangkalan “Shomira” dan basis “Al-Ghajr,” yang mengakibatkan korban jiwa langsung di antara pasukan pendudukan Israel dan kerusakan signifikan pada peralatan mereka.

Dalam salah satu pernyataannya, Hizbullah mengumumkan bahwa pejuang Perlawanan Islam Lebanon pada pukul 02:00 dini hari (waktu Beirut), menargetkan lokasi berkumpulnya tentara dan kendaraan militer pendudukan Israel di timur Al-Khiam dengan rentetan roket terkonsentrasi.

Perlawanan Islam Lebanon Juga Menekankan, “Dalam kerangka peringatan yang diberikan kepada permukiman-permukiman di utara Wilayah Pendudukan, Perlawanan menargetkan permukiman Al-Matalla dan Duvif pada waktu yang sama (pukul 02:00 dini hari) sebagai tanggapan atas agresi berkelanjutan Zionis terhadap Lebanon dengan rentetan roket.

Menurut pernyataan Hizbullah, pada pukul 04:30, pejuang Perlawanan Islam Lebanon menargetkan pangkalan pertahanan rudal “Mishmar HaCarmel” yang berafiliasi dengan militer Israel di selatan kota pendudukan Haifa dengan rentetan roket canggih.

Selain itu, Hizbullah menargetkan pangkalan Al-Ghajr Militer Israel dengan Rentetan Roket, dan setelah itu, pada pukul 03:50, menargetkan pangkalan “Shomira” dengan sekelompok drone bunuh diri yang secara akurat menghantam target mereka.

Berdasarkan hal ini, operasi-operasi beruntun ini menekankan bahwa Perlawanan Lebanon memiliki kemampuan untuk mengelola tembakan mereka dengan intensitas dan memperluas jangkauan target, dan memaksakan persamaan medan baru pada musuh di kedalaman Galilea dan posisi perbatasan.

Perlawanan Islam Lebanon mengumumkan pagi ini, hari Senin, bahwa mereka telah melakukan 70 operasi militer selama 24 jam terakhir, menargetkan posisi militer pendudukan Israel dan permukiman-permukimannya di utara Palestina yang diduduki, dan menegaskan kelanjutan pertahanan Lebanon dan rakyatnya.

Selain itu, pada hari Minggu (29/3), sebuah pesawat tempur Israel dihadapi di langit Nabatiyah dan terpaksa mundur. Sebuah helikopter musuh juga dihadapi di langit Naqoura dengan rudal pertahanan udara, yang terpaksa segera mundur. Selain itu, Perlawanan Islam mengumumkan penembakan jatuh sebuah drone bersenjata yang berafiliasi dengan militer pendudukan di langit desa Al-Mansouri dengan senjata yang sesuai.

Sejak tanggal 2 Maret, Perlawanan Islam di Lebanon telah merespons agresi Israel terhadap Lebanon yang telah meningkat, khususnya serangan darat pendudukan di selatan Lebanon. Hizbullah telah menekankan bahwa sejak tanggal tersebut, mereka telah melakukan lebih dari 1100 operasi terhadap pendudukan, dan di beberapa hari, jumlah operasi telah melebihi 90, yang merupakan rekor yang belum pernah terjadi sebelumnya.(sl)