Konspirasi FIFA terhadap Rakyat Palestina
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i21556-konspirasi_fifa_terhadap_rakyat_palestina
Federasi Sepakbola Internasional (FIFA), mensponsori pertandingan di wilayah pemukiman Zionis di Tepi Barat atas tanah yang secara tidak sah dirampas dari rakyat Palestina.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Sep 26, 2016 16:52 Asia/Jakarta
  • Konspirasi FIFA terhadap Rakyat Palestina

Federasi Sepakbola Internasional (FIFA), mensponsori pertandingan di wilayah pemukiman Zionis di Tepi Barat atas tanah yang secara tidak sah dirampas dari rakyat Palestina.

Human Rights Watch (HRW) mengkritik keputusan FIFA karena memberi izin kepada enam klub sepak bola Israel untuk menggelar pertandingan di daerah pemukiman Zionis di Tepi Barat. HRW menilai langkah itu sebagai perampasan tanah Palestina dan pelanggaran terhadap hukum internasional, dan mendesak FIFA untuk meninjau kembali keputusannya.

Menurut HRW, dengan keputusan tersebut, FIFA telah menodai permainan indah sepak bola. FIFA memiliki kepemimpinan baru dan telah membuat komitmen baru untuk hak asasi manusia tahun ini.

Dengan membiarkan pertandingan di pemukiman Zionis, FIFA terlibat dalam aktivitas bisnis yang mendukung pemukiman ilegal dan ini bertentangan dengan komitmen mereka terkait HAM.

HRW dalam sebuah laporannya menyebut langkah FIFA sebagai bentuk pengakuan terhadap kebijakan pembangunan distrik Zionis di tanah Palestina, dan menyatakan bahwa proyek pemukiman melanggar hukum internasional dan pengakuan proyek ini oleh sebuah negara atau lembaga, bertentangan dengan hak-hak sah bangsa Palestina.

FIFA diharapkan akan membahas masalah ini pada pertemuan komite eksekutif, yang dijadwalkan berlangsung pada tanggal 13-14 Oktober.

Protes itu disampaikan karena FIFA sejauh ini tidak mengambil langkah yang tepat tentang pelaksanaan pertandingan klub-klub Palestina dengan tim asing di wilayah Tepi Barat dan Jalur Gaza.

Pada dasarnya meskipun klub-klub olahraga Palestina memiliki keanggotaan di berbagai federasi internasional, namun Israel melarang akses bebas untuk para atlet Palestina untuk mengikuti kompetisi dunia. Israel sendiri – dengan dukungan sejumlah federasi olahraga dunia – menyelenggarakan pertandingan di pemukiman Zionis untuk menunjukkan arogansinya dalam merampas tanah rakyat Palestina.

Lebih dari setengah juta warga Zionis tinggal di lebih dari 120 pemukiman ilegal, yang dibangun sejak tahun 1967 ketika Israel menduduki Tepi Barat dan Timur al-Quds.

Rakyat Palestina percaya bahwa Israel dengan dukungan beberapa negara dan lobi di badan-badan olahraga internasional, telah mengubah arena olahraga menjadi medan perang baru dengan Palestina.

Semua aksi ini bertujuan untuk mencegah terbentuknya negara merdeka Palestina dan mengupayakan pengakuan resmi atas pemukiman Zionis. Namun, dukungan lembaga-lembaga hukum internasional seperti, HRW terhadap hak-hak bangsa Palestina, menunjukkan kegagalan kebijakan rasis dan ekspansionis Israel terhadap Palestina. (RM)