Inilah Reaksi Palestina terhadap Serangan Israel ke Kapal Zaytouna
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i22480-inilah_reaksi_palestina_terhadap_serangan_israel_ke_kapal_zaytouna
Kelompok-kelompok Palestina mereaksi serangan pasukan rezim Zionis Israel terhadap Kapal Zaytouna yang bergerak untuk mematahkan blokade Jalur Gaza.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Okt 06, 2016 12:27 Asia/Jakarta
  • Inilah Reaksi Palestina terhadap Serangan Israel ke Kapal Zaytouna

Kelompok-kelompok Palestina mereaksi serangan pasukan rezim Zionis Israel terhadap Kapal Zaytouna yang bergerak untuk mematahkan blokade Jalur Gaza.

Fauzi Barhoum, juru bicara Gerakan Muqawama Islam Palestina (Hamas) dalam sebuah pernyataan mengatakan, serangan Israel terhadap Kapal Zaytouna dan penggunaan cara-cara teroris untuk memperlakukan para aktivits perempuan pendukung Palestina di kapal tersebut menunjukkan parahnya kejahatan rezim Zionis terhadap bangsa Palestina dan para pendukung bangsa ini. Demikian dilansir Pusat Informasi Palestina.

 

Sementara itu, Fayez Abu Atiya, juru bicara Gerakan Fatah dalam pernyataannya, menekankan pentingnya kelanjutan upaya masyarakat internasional untuk mematahkan blokade Gaza yang berpenduduk sekitar 1,7 juta jiwa ini.

 

Ia menggambarkan serangan pasukan rezim Zionis terhadap Kapal Zaytouna sebagai pembajakan dan penindasan nyata terhadap rakyat Palestina.

 

Di sisi lain, Gerakan Jihad Islam Palestina menyatakan, rezim Zionis Israel telah menyiapkan untuk melakukan kejahatan seperti ini sejak awal, dan rezim ini menyerang Gaza sebagai upaya untuk mengalihkan opini publik dari penyerangan Kapal Zaytouna.

 

Militer Israel menghentikan Kapal Zaytouna yang bergerak untuk mematahkan blokade Gaza pada Rabu (5/10/2016). Para aktivis perempuan di dalam kapal tersebut digiring ke pelabuhan Ashdod.

 

Menurut keterangan para aktivis itu, kapal patroli militer Israel melepaskan tembakan ke arah kapal Zaytouna dengan tujuan menghalangi perjalanan mereka ke pantai Gaza.

 

Sejak tahun 2007, Gaza diblokade Israel dari darat, laut dan udara. Rezim Zionis juga melarang masuknya kebutuhan pokok seperti bahan bakar dan bahan bangunan ke Gaza. (RA)