Mayjen Jabouri: Benteng Pertahanan Daesh di Mosul Mulai Runtuh
Komandan Operasi Ninawa mengatakan, kekuatan pertahanan kelompok teroris Daesh di Mosul, tengah mengalami keruntuhan dengan cepat.
Mayjen Najm Al Jabouri, Komandan Operasi Ninawa, Rabu (2/11) kepada Fars News terkait kemajuan yang diraih pasukan Irak dalam operasi pembebasan Mosul menuturkan, pertahanan Daesh di kota ini secara cepat sedang mengalami keruntuhan, akan tetapi untuk menjaga keselamatan jiwa warga sipil, pergerakan ke pusat Mosul dilakukan dengan hati-hati.
Komandan Operasi Ninawa menjelaskan bahwa jumlah desa yang berhasil dibebaskan di Selatan Mosul mencapai 60 desa.
"Pembebasan beberapa wilayah Selatan Mosul mempercepat kemajuan pasukan Irak," ujarnya.
Di sisi lain, Ahmed Al Assadi, Juru Bicara Pasukan sukarelawan rakyat Irak mengatakan, prioritas pasukan Irak adalah pembebasan Mosul dan mematahkan kepungan atas warga kota.
Al Assadi menjelaskan, sebagian besar anasir teroris Daesh di Irak masuk ke Suriah dan setelah pembebasan kota Mosul beserta seluruh wilayah Irak lainnya, Baghdad akan menutup perbatasannya dengan Suriah, dan jika perang melawan teroris di wilayah Suriah menjadi urgensi keamanan nasional Irak, maka dengan koordinasi pemerintah Damaskus, kami akan terjun ke medan tempur Suriah.
Operasi pembebasan Mosul, pusat Provinsi Ninawa, Utara Irak, dimulai 17 Oktober 2016 atas instruksi langsung Haider Al Abadi, Perdana Menteri negara itu. (HS)