Militer Irak Selamatkan Ribuan Warga Mosul dari Tangan Daesh
-
pengungsi Irak
Pasukan Irak sejak dimulainya operasi pembebasan Mosul, berhasil menyelamatkan lebih dari 6000 warga kota itu dari tangan kelompok teroris Daesh.
Kantor berita Sputnik (7/11) melaporkan, Abdul Amir Yarallah, anggota Staf Gabungan Angkatan Bersenjata Irak di Provinsi Ninawa, Utara negara itu mengatakan, jumlah pengungsi yang berasal dari Provinsi Ninawa dan Mosul di kamp pengungsian Jad'ah, Selatan wilayah itu, mencapai 6.403 orang.
Kelompok teroris Daesh menyandera lebih dari dua juta orang di dalam kota Mosul, kota terbesar kedua di Irak dan menggunakan mereka sebagai perisai hidup untuk mencegah kemajuan pasukan Irak.
Terkait hal ini, Mayjen Najm Abdullah Al Jabouri, Komandan operasi Ninawa mengatakan, sejak dimulainya operasi pembebasan Mosul, 2000 anasir teroris tewas.
Selain itu, akibat serangan pasukan Irak ke markas Daesh di Provinsi Ninawa, puluhan gudang senjata dan amunisi berhasil diledakkan.
Operasi pembebasan Mosul dimulai 17 Oktober 2016 lalu diikuti oleh militer, polisi, Al Hashd Al Shaabi, pasukan Peshmerga dan pasukan suku-suku Ninawa. (HS)