Hamas: Larangan Adzan, Provokasi Umat Islam !
Juru bicara Hamas mengecam prakarsa rezim Zionis mengenai aturan larangan dikumandangkannya adzan dari menara masjid Baitul Maqdis, dan menilainya sebagai aksi provokatif terhadap umat Islam.
Hisam Badran Rabu malam (16/11) mengatakan, rezim Zionis melanjutkan Yahudisasi masjid Al-Aqsa dengan menerapkan undang-undang baru yang tidak bisa diterima oleh bangsa Palestina dan Muslim.
"Aksi rezim Zionis melarang dikumandangkannya adzan di masjid Baitul Maqdis memunculkan sebuah motivasi baru bagi perjuangan bangsa Palestina, dan pemuda intifadha. Gerakan perjuangan [Palestina] dengan tekad dan kekuatannya akan membalas aksi Zionis ini," ujar jubir Hamas.
"Aturan ini, dan kebijakan rasis rezim Zionis lainnya lahir dari permusuhan mereka terhadap kesucian Islam. Oleh karena itu, kini tiba saatnya umat Islam di seluruh dunia memprotes penistaan terhadap kehormatan Masjid Al-Aqsa dan tempat suci umat Islam lainnya," tegas Badran.
Kelompok-kelompok Palestina segera mengecam langkah tersebut dan menilai keputusan itu sebagai perang agama.
Menyusul meningkatnya protes rakyat Palestina, parlemen (Knesset) rezim Zionis Israel menunda pembahasan pelaksanaan undang-undang larangan mengumandangkan adzan di masjid-masjid al-Quds.