Sumber Militer Suriah: Beberapa Jam Kedepan Aleppo Bebas Total
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i28144-sumber_militer_suriah_beberapa_jam_kedepan_aleppo_bebas_total
Sumber militer Suriah mengabarkan, dalam beberapa jam ke depan, kota Aleppo, Utara negara itu akan dibebaskan total.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Des 13, 2016 17:28 Asia/Jakarta
  • Sumber Militer Suriah: Beberapa Jam Kedepan Aleppo Bebas Total

Sumber militer Suriah mengabarkan, dalam beberapa jam ke depan, kota Aleppo, Utara negara itu akan dibebaskan total.

IRNA (13/12) mengutip kantor berita resmi Suriah, Sana melaporkan, sumber-sumber militer Suriah mengumumkan, pertempuran yang masih tersisa saat ini hanya di dua wilayah, Al Zabadiyah dan Al Mashhad.

Dalam kelanjutan opeasi pembersihan wilayah-wilayah Selatan di Timur kota Aleppo, militer Suriah dan pasukan perlawanan berhasil membersihkan ditsrik Al Sukra, Bustan Al Qasr dan Tall Al Zararir dari keberadaan anasir-anasir teroris.

Dengan dibebaskannya wilayah Al Zabadiyah dan Al Mashhad, setelah lima tahun, kota Aleppo akan dibebaskan sepenuhnya dari pendudukan teroris.

Seiring dengan berlanjutnya proses pembebasan total kota Aleppo, sebuah sumber keamanan Suriah mengatakan, militer dan mitra-mitra pemerintah Suriah dengan memperkokoh garis pertahanan mereka di sekitar Tadmur (Palmyra) di Provinsi Homs, berhasil menggagalkan serangan-serangan tanpa henti kelompok teroris yang ingin menguasai pangkalan udara T4 dan wilayah-wilayah di sekitarnya.

Sumber Suriah itu menambahkan, militer dan sekutu-sekutu Suriah saat ini tengah mempersiapkan pasukan dan amunisi mereka untuk memulai operasi militer pembebasan kota Tadmur dan sumur-sumur minyak serta gas di sekitar wilayah Timur Homs yang jatuh ke tangan kelompok teroris Daesh dalam beberapa hari terakhir.

Militer Suriah dan pasukan pendukung, setelah mengosongkan markas-markas mereka di kota bersejarah Tadmur dan membuat basis-basis pertahanan di sekitar kota itu, berhasil memperkokoh posisi di pangkalan udara T4 dan menggagalkan upaya teroris merebut pangkalan udara tersebut. (HS)