Hamas Sambut Gencatan Senjata di Suriah
Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) merilis statemen menyambut kesepakatan gencatan senjata di Suriah.
Seperti dilaporkan laman Palestina al-Aan, Jumat (30/12), Hamas di statemennya seraya menekankan menjaga hak dan kedaulatan Suriah menuntut solusi politik untuk menyelesaikan krisis di negara ini.
Di statemen ini disebutkan, bangsa Palestina menghendaki penyelesaian seluruh friksi di umat Islam tanpa pertuimpahan darah dan perhatian terhadap isu utama dunia Islam yakni Palestina dan muqawama anti rezim Zionis Israel.
Sebelumnya Pesiden Rusia, Vladimit Putin menyatakan, pemerintah Suriah dan kubu bersenjata manandatangani kesepakatan gencatan senjata. kesepakatan ini berlaku mulai Jumat malam.
Kelompok teroris Daesh dan Front al-Nusra serta aliansina tidak termasuk dalam kesepakatan gencatan senjata ini. (MF)