Iran: Baitul Maqdis Poros Persatuan Dunia Islam
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i31731-iran_baitul_maqdis_poros_persatuan_dunia_islam
Penasehat khusus ketua parlemen Iran urusan internasional menilai prioritas utama dunia Islam adalah masalah Palestina, dan Baitul Maqdis.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jan 25, 2017 09:25 Asia/Jakarta
  • Iran: Baitul Maqdis Poros Persatuan Dunia Islam

Penasehat khusus ketua parlemen Iran urusan internasional menilai prioritas utama dunia Islam adalah masalah Palestina, dan Baitul Maqdis.

"Persatuan dunia Islam yang berporos pada pembelaan terhadap Baitul Maqdis bisa mencegah terjadinya perpecahan di tubuh umat Islam yang dimanfaatkan oleh musuh," ujar Hossein Amir Abdollahian.

Dalam pertemuan dengan menteri luar negeri Lebanon, Gebran Bassil di Beirut, Amir Abdollahian hari Selasa (24/1) mengungkapkan kesiapan Iran untuk meningkatkan hubungan di berbagai level politik, ekonomi dan parlemen dengan Lebanon.

Amir Abdollahian mengapresiasi positif sikap para pemimpin Lebanon dalam menyempurnakan proses politik, penumpasan terorisme takfiri dan peningkatan kekuatan gerakan perlawanan dan militer negara ini untuk menghadapi rezim Zionis.

"Terpilihnya Michel Aoun sebagai presiden Lebanon hasil dari kematangan dan kesadaran seluruh pemimpin, partai dan tokoh politik Lebanon," papar penasehat khusus ketua parlemen Iran itu.

Sementara itu, menteri luar negeri Lebanon dalam pertemuan ini menegaskan peran dan kedudukan penting Iran dalam membantu menyelesiakan krisis, serta penguatan perdamaian dan stabilitas regional.

Bassil dalam pernyataannya memuji Republik Islam Iran yang senantiasa menyuarakan hak bangsa tertindas Palestina, serta upaya menggelar konferensi mendukung rakyat Palestina.

Di bagian lain statemennya, menlu Lebanon menegaskan negaranya mendukung proses politik untuk mencapai solusi politik krisis Suriah yang menguntungkan kawasan dan dunia.

Hossein Amir Abdollahian hari Senin (23/1) tiba di Beirut bersama rombongan delegasi Iran untuk bertemu dengan pejabat tinggi Lebanon guna membahas berbagai masalah penting di kawasan.(PH)