Hamas Minta Isu Palestina tidak Diselesaikan dengan Ilusi
Juru bicara Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas), menyebut penyelesaian isu Palestina melalui perundingan sebagai ilusi.
Hazem Qassem, seperti dikutip televisi al-Mayadeen Lebanon hari Kamis (16/2/2017), merespon kesiapan Kepala Pemerintah Otorita Ramallah Mahmoud Abbas untuk berinteraksi dengan AS demi memecahkan masalah Palestina.
Ia meminta Abbas untuk membuang ilusi bahwa isu Palestina dapat diselesaikan melalui perundingan dan mediasi AS.
Pejabat Hamas ini menegaskan, pemerintah AS tidak pernah serius untuk merealisasikan hak bangsa Palestina, tapi mereka selalu mengambil langkah yang mendukung agresi rezim Zionis terhadap rakyat Palestina dan perampasan tanah Palestina.
Pada Rabu malam, Abbas mengatakan Palestina siap berinteraksi positif dengan pemerintahan Donald Trump demi menciptakan perdamaian.
Ia menyampaikan hal itu dalam menanggapi pernyataan Trump pada konferensi pers bersama dengan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di Washington.
"AS akan berupaya untuk menciptakan perdamaian antara Palestina dan Israel. Tapi bersamaan dengan upaya Washington, terciptanya perdamaian pada akhirnya akan berada di tangan para pemimpin Palestina dan Tel Aviv," kata Trump.
Dia mengklaim bahwa jika kedua pihak siap melakukan perundingan langsung untuk mencapai sebuah solusi, AS akan mendukung langkah itu. (RM)