PM Yaman Minta PBB Tekan Saudi
-
Abdul Aziz Habtour
Perdana Menteri Yaman meminta PBB untuk mendesak staf komando pasukan bayaran Arab Saudi agar mengatasi masalah ekonomi yang menghambat proses pembayaran gaji pegawai.
IRNA (20/2) melaporkan, Abdul Aziz bin Habtour, PM Yaman dalam pertemuan dengan Jamie McGoldrick, Utusan PBB untuk urusan kemanusiaan di Yaman, menyinggung surat-surat perhimpunan buruh Yaman kepada PBB yang mendesak PBB untuk menghapus hambatan-hambatan ekonomi termasuk kembalinya uang-uang yang sudah dicetak di Rusia ke Sanaa.
PM Yaman juga menyinggung kunjungan Stephen O'brien, Deputi Sekjen PBB untuk urusan kemanusiaan di Yaman menekankan urgensi peningkatan bantuan kemanusiaan dan medis ke Yaman khususnya ke provinsi-provinsi Selatan yang selain tidak aman juga berada dalam kondisi buruk.
PM Yaman menilai kebisuan masyarakat internasional menyaksikan kejahatan-kejahatan Saudi merupakan pelanggaran kesepakatan internasional. Ia menekankan dukungan penuh pemerintah Yaman atas aktivitas-aktivitas kantor PBB dan organisasi lain di Yaman serta mengatasi hambatan-hambatan yang dihadapi mereka.
Sekitar dua tahun sejak dimulainya agresi militer Saudi ke Yaman dengan maksud mengembalikan kekuasaan Abd Rabbuh Mansour Hadi, Presiden terguling Yaman dan melemahkan kekuatan Ansarullah, Saudi telah menewaskan lebih dari 11 ribu warga sipil Yaman dan menghancurkan infrastruktur negara itu. (HS)