Suriah Kritik Kelambanan PBB
-
Serangan teror di Damaskus
Departemen Luar Negeri Suriah meminta sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dan ketua Dewan Keamanan mengutuk ledakan teror hari Sabtu (11/3) di Bab al-Saghir, Damaskus yang menggugurkan serta menciderai puluhan warga sipil.
Kantor Berita Suriah SANA melaporkan, Deplu Suriah mengirim dua surat terpisah kepada sekjen PBB dan ketua Dewan Keamanan meminta mereka memaksa pemerintah serta organisasi yang berafiliasi dengan negara-negara sponsor teroris menghentikan beragam dukungannya kepada fenomena buruk ini.
Deplu Suriah di suratnya kepada sekjen PBB dan ketua Dewan Keamanan menekankan,kelompok teroris hari Sabtu meledakkan dua bom di rute bus para peziarah dan warga sipil di Bab al-Saghir serta menewaskan sedikitnya 46 orang dan menciderai 120 lainnya.
Deplu Suriah mengingatkan bahwa aksi teror dan pengecut ini terjadi ketika serangan mortir dan roket kelompok teroris ke wilayah pemukiman di Damaskus masih terus berlanjut dan hingga kini sejumlah besar warga sipil gugur atau cidera akibat serangan tersebut. Selain itu, serangan mortir dan roket kelompok teroris juga menimbulkan kerugian materi dan merusak sarana publik, sekolah dan rumah sakit.
Deplu Suriah menilai serangan teror hari Sabtu di Bab al-Saghir sebagai reaksi kelompok teroris akibat kekalahan beruntun mereka dan kemenangan militer Suriah terhadap Daesh, Front al-Nusra dan berbagai kelompok yang berafiliasi dengan keduanya di berbagai wilayah negara ini termasuk di Deir Ezzor, Tadmur (Palmyra), timur laut Aleppo dan sekitar Damaskus.
Dua insiden ledakan bom hari Sabtu di Damaskus menggugurkan sedikitnya 46 orang dan melukai 120 lainnya yang mayoritasnya peziarah dari Irak. (MF)