Hamas Peringatkan Dampak Berlanjutnya Blokade Gaza
-
Anak-anak Gaza
Fathi Hamad, anggota Biro Politik Gerakan Perlawanan Islam Palestina (Hamas) memperingatkan dampak sulit dan menyesalkan berlanjutnya blokade Jalur Gaza bagi rezim Zionis Israel.
Kantor Berita Sama melaporkan, Fathi Hamad saat aksi demo Senin (13/3) di depan tempat tinggal Komisaris Tinggi PBB di Gaza sebagai protes atas berlanjutnya blokade kota ini mengatakan, jika Israel tidak secepatnya mengakhiri blokade ini, maka Tel Aviv harus bertanggung jawab atas segala akibat yang keras dan sulit.
Anggota senior Hamas ini seraya mengisyaratkan infrastruktur dan rumah yang rusak di Jalur Gaza menjelaskan, seiring dengan berlalunya tiga perang, sampai kini tidak ada proses rekonstruksi dari kerusakan yang ada.
"Selain jalur penyeberangan harus di buka, pelabuhan juga harus direkonstruksi dan dioperasikan serta tanggung jawab berlanjutnya blokade Gaza berada di pundak Israel dan masyarakat internasional," ungkap Fathi Hamad.
Israel selama sepuluh tahun berturut-turut melanjutkan blokade sepihak di Jalur Gaza dan langkah ini merupakan manifestasi nyata kejahatan perang serta anti kemanusiaan yang dijelaskan secara transparan di anggran dasar Mahkamah Kriminal Internasional. Sampai saat ini blokade Israel telah menimbulkan dampak yang sangat parah bagi warga Jalur Gaza.
Komisaris Tinggi Dewan HAM PBB baru-baru ini di draf laporan terbarunya menyatakna, mengingat dampak merusak langkah Israel di bumi Palestina, negara-negara anggota Perserikatan Bangsa-Bangsa harus bertindak mencegah berlanjutnya aksi tersebut. (MF)