Presiden Lebanon Tolak Sanksi Baru AS terhadap Hizbullah
-
Michel Aoun
Presiden Lebanon menilai upaya AS untuk meningkatkan sanksi terhadap Hizbullah kontraproduktif dengan hubungan bilateral Beirut dan Washington.
Michel Aoun dalam pertemuan dengan delegasi AS yang dipimpin oleh Edward Gabriel mengatakan, Undang-undang yang sedang disusun oleh Kongres AS untuk menjatuhkan sanksi baru terhadap Hizbullah, institusi dan individu Lebanon akan menimbulkan kerugian besar bagi negara dan rakyat Lebanon.
"Lebanon telah melakukan kontak dan aksi yang diperlukan untuk mencegah pengesahan aturan ini, dan segala bentuk aksi kelompok AS "Upaya untuk Lebanon" dalam hal ini akan didukung," ujar Aoun.
Di bagian lain statemennya, Aoun menjelaskan kondisi negaranya.
"Setelah Lebanon melewati krisis yang dipicu instabilitas keamanan dan lemahnya negara di semua lini, kini kembali ceria pasca terpilihnya presiden di akhir Oktober tahun lalu," papar presiden Lebanon.
Kongres AS sedang menyiapkan sebuah aturan baru untuk menekan perbankan Lebanon dengan alasan memberantas pencucian uang dan bantuan finansial kepada Hizbullah serta menghalangi transaksi Hizbullah dengan perbankan negara ini.
Sebelumnya, Kongres AS mengeluarkan sanksi terhadap institusi dan individu yang berkaiatan dengan Hizbullah serta melarang segala bentuk kerja sama dengan mereka.