Sheikh Qaouk: Pertemuan Arab-AS, Penghinaan terhadap Dunia Arab
-
Sheikh Nabil Qaouk, Anggota Dewan Eksekutif Hizbullah Lebanon
Anggota Dewan Eksekutif Hizbullah Lebanon mengatakan, Lebanon tidak akan pernah melaksanakan instruksi dan rekomendasi Amerika Serikat dan Arab Saudi.
Sheikh Nabil Qaouk dalam pernyataannya pada Minggu (14/5/2017) menyebut pertemuan Arab-AS sebagai penghinaan terhadap dunia Arab.
"Pertemuan yang bertujuan untuk menghinakan Palestina dan al-Quds, dan dalam konteks dukungan kepada Takfiri ini bertujuan untuk menutupi kejahatan Arab Saudi di Yaman," ujarnya seperti dilansir Rasa News.
Sheikh Qaouk menyebut Lebanon sebagai simbol kemenangan dalam melawan rezim Zionis Israel dan Takfiri, dan martabat umat Islam. Ia juga menegaskan pemisahan Lebanon dari poros AS dan Arab Saudi.
Pertemuan Arab-AS menurut rencana akan digelar selama kunjungan Donald Trump, Persiden AS ke Riyadh pada akhir bulan Mei 2017.
Anggota Dewan Eksekutif Hizbullah itu lebih lanjut menyinggung ketakutan rezim Zionis atas kekuatan Muqawama, militer dan rakyat Lebanon.
Menurutnya, Hizbullah berada di jalur penyelesaian persoalan yang dihadapi Lebanon dan menganggap pintu gerbang kesepakatan nasional sebagai satu-satunya opsi untuk menyelesaikan persoalan itu.
Di bagian lain pernyataannya, Sheikh Qaouk menyinggung dukungan perlawanan rakyat Yaman dalam menghadapi agresi militer Arab Saudi. (RA)