PBB Peringatkan Dampak Destruktif Krisis Listrik di Jalur Gaza
-
Jalur Gaza
Kantor Koordinasi Bantuan Kemanusiaan Perserikatan Bangsa-Bangsa di Timur Tengah pada Rabu (14/6/2017) memperingatkan dampak buruk dari kurangnya suplai listrik ke Jalur Gaza seraya menuntut bantuan masyarakat dunia untuk mencegah munculnya dampak tragis dari krisis ini.
Sejak awal pekan ini, rezim Zionis Israel mengurangi produksi listrik Jalur Gaza hingga 30 persen dalam mereaksi keputusan Otorita Palestina untuk tidak membayar dana listrik Jalur Gaza.
Keputusan rezim Zionis itu akan mempengaruhi lebih dari dua juta warga Jalur Gaza yang akan menghadapi kondisi sangat sulit.
Kekurangan suplai listrik itu juga akan menimbulkan dampak destruktif dan melumpuhkan layanan kesehatan, penyaluran air dan pengobatan di Jalur Gaza.
Krisis listrik di Jalur Gaza terjadi di saat rezim Zionis telah memblokade wilayah Palestina itu selama 10 tahun dan mencegah masuknya komoditi pokok termasuk bahan bakar, obat-obatan dan bahan bangunan ke wilayah tersebut.(MZ)