Ketua Parlemen Yordania: Hamas Bukan Kelompok Teroris
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i40062-ketua_parlemen_yordania_hamas_bukan_kelompok_teroris
Ketua Parlemen Yordania mengatakan bahwa negaranya tidak menganggap Gerakan Muqawama Islam Palestina (Hamas) sebagai sebuah kelompok teroris dan Yordania tidak mengikuti posisi Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain dan Mesir terkait hal ini.
(last modified 2026-02-27T10:04:47+00:00 )
Jun 25, 2017 18:11 Asia/Jakarta
  • Atef Tarawneh, Ketua Parlemen Yordania.
    Atef Tarawneh, Ketua Parlemen Yordania.

Ketua Parlemen Yordania mengatakan bahwa negaranya tidak menganggap Gerakan Muqawama Islam Palestina (Hamas) sebagai sebuah kelompok teroris dan Yordania tidak mengikuti posisi Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain dan Mesir terkait hal ini.

Atef Tarawneh mengatakan hal itu baru-baru ini ketika menyinggung krisis terbaru dalam hubungan sejumlah negara Arab dengan Qatar.

"Yordania tidak menerima pengelompokan empat negara Arab; Arab Saudi, UEA, Mesir dan Bahrain yang memasukkan nama Hamas dan Ikhwanul Muslimin ke dalam daftar teroris," kata Tarawneh seperti dilansir Pusat Informasi Palestina, Minggu (25/6/2017).

Ia menambahkan, meskipun Yordania telah meminta Duta Besar Qatar untuk meninggalkan negara ini menyusul krisis dalam hubungan sejumlah negara Arab dengan pemerintah Doha, namun Yordania tidak akan mengambil langkah lebih terhadap Qatar.

Arab Saudi, Mesir, UEA dan Bahrain memutus hubungan diplomatik dengan Qatar pada 5 Juni 2017 dengan alasan dukungan pemerintah Doha kepada kelompok-kelompok teroris.

Negara-negara tersebut menentukan 13 syarat untuk membatalkan sanksi terhadap Qatar, namun pemerintah Doha menolaknya. (RA)