Suriah: Pengabaian Kejahatan Teroris, Pelanggaran Piagam PBB
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i40418-suriah_pengabaian_kejahatan_teroris_pelanggaran_piagam_pbb
Kementerian Luar Negeri Suriah menilai pengabaian dan upaya untuk menutupi berbagai kejahatan kelompok-kelompok teroris dan pendukung mereka di Suriah sebagai pelanggaran terhadap Piagam PBB.
(last modified 2026-05-10T18:00:53+00:00 )
Jul 03, 2017 01:38 Asia/Jakarta
  • Gedung Kemlu Suriah
    Gedung Kemlu Suriah

Kementerian Luar Negeri Suriah menilai pengabaian dan upaya untuk menutupi berbagai kejahatan kelompok-kelompok teroris dan pendukung mereka di Suriah sebagai pelanggaran terhadap Piagam PBB.

Seperti dilansir kantor berita SANA, Kemlu Suriah dalam dua surat terpisah kepada Antonio Guterres, Sekretaris Jenderal PBB dan Ketua Dewan Keamanan PBB menyinggung serangan bom di Damaskus dan serangan mortir yang dilancarkan teroris ke perumahan penduduk Daraa, selatan Suriah pada Minggu (2/7/2017).

Kemlu Suriah menegaskan, kebungkaman terhadap kejahatan ini merupakan pelanggaran nyata terhadap semua resolusi Dewan Keamanan PBB tentang pemberantasan terorisme dan penanganan ancaman keamanan dan perdamaian dunia.

Dalam surat tersebut ditegaskan bahwa masyarakat internasional harus bersatu untuk menumpas terorisme dan tidak ada justifikasi untuk menutupi aktivitas negara-negara yang memberikan pelatihan, perlindungan dan dukungan finansial dan militer serta senjata kepada para teroris.

Ledakan bom pada Minggu pagi di bundara al-Tahrir, Damaskus, ibukota Suriah merenggut nyawa 15 orang dan melukai lebih dari 20 lainnya.

Krisis keamanan Suriah meletus pada tahun 2011 menyusul serangan luas kelompok-kelompok teroris Takfiri yang didukung oleh Arab Saudi, Amerika Serikat dan sekutunya termasuk Turki. Mereka berusaha menggulingkan pemerintahan sah Bashar al-Assad, Presiden Suriah.

Kelompok-kelompok teroris dukungan Barat dan sekutunya itu telah melakukan berbagai kejahatan mengerikan di Suriah yang menyebabkan ribuan orang tewas dan jutaan lainnya mengungsi. (RA)