Hizbullah Tekankan Pentingnya Peran Marja'iyah dalam Pembebasan Mosul
-
Sheikh Naim Qassem, Wakil Sekjen Hizbullah Lebanon
Wakil Sekretaris Jenderal Hizbullah Lebanon menekankan peran penting Marja'iyah dalam pembebasan kota Mosul dari pendudukan kelompok teroris Takfiri Daesh (ISIS) dan pembersihan kota ini dari keberadaan teroris berbahaya ini.
Sheikh Naim Qassem mengatakan hal itu dalam pertemuan periodik ulama untuk membahas isu terorisme dan takfirisme.
Ia mengucapkan selamat kepada rakyat, pemerintah dan militer Irak atas pembebasan kota Mosul dari pendudukan Daesh.
"Ucapan selamat atas pembebasan kota Mosul harus terlebih dahulu disampikan kepada Marja'iyah sebelum kepada yang lainnya, karena telah mengambil inisiatif dan menggerakkan rakyat Irak untuk berperang melawan kelompok Takfiri-Zionis Daesh," ujarnya, seperti dilansi situs al-Ahed Lebanon.
Sheikh Qassem menegaskan, sejumlah pemerintahan telah mendukung teroris Takfiri selama bertahun-tahun, namun sekarang memahami bahwa teroris Takfiri ternyata memusuhi semua Arab, asing, Timur Tengah, Eropa, Amerika, umat Islam, Kristen, Yahudi dan orang-orang yang tidak beragama.
Menurut Wakil Sekjen Hizbullah, para pendukung teroris Takfiri sekarang tidak berani lagi secara terang-terangan memperlihatkan dukungannnya.
"Poros Muqawama merupakan pihak pertama yang memperingatkan bahaya teroris Takfiri dan berperang melawan mereka serta menyebabkan kehancuran Daesh di Irak," tegasnya.
Sheikh Qassem juga menyinggung kekalahan beruntun kelompok-kelompok teroris di Suriah, dan mengatakan, ini adalah kesuksesan bagi poros Muqawama yang mampu berdiri melawan proyek beberapa negara seperti Amerika Serikat, Arab Saudi dan Turki yang ingin menghancurkan kawasan demi menjamin keamanan rezim Zionis.
Haider al-Abadi, Perdana Menteri Irak mengunjungi Mosul, ibukota Provinsi Nineveh, utara Irak pada Minggu, 9 Juli 2017 dan mengumumkan pembebasan penuh kota ini dari pendudukan Daesh. (RA)