Lebanon-Irak Tegaskan Penguatan Kerjasama Militer
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i42528-lebanon_irak_tegaskan_penguatan_kerjasama_militer
Menteri Pertahanan Lebanon dan Perdana Menteri Irak membicarakan cara-cara penguatan kerjasama militer antarkedua negara.
(last modified 2026-02-13T17:18:09+00:00 )
Aug 10, 2017 11:09 Asia/Jakarta
  • Yacoub Riad al-Sarraf, Menhan Lebanon
    Yacoub Riad al-Sarraf, Menhan Lebanon

Menteri Pertahanan Lebanon dan Perdana Menteri Irak membicarakan cara-cara penguatan kerjasama militer antarkedua negara.

Seperti dilansir IRIB, Yacoub Riad al-Sarraf dan Haider al-Abadi bertemu di Baghdad, ibukota Irak pada Rabu (9/8/2017) dan membahas berbagai isu dan transformasi terbaru di kawasan serta kerjasama bilateral kedua negara.

Al-Sarraf dalam pertemuan tersebut menekankan pentingnya kerjasama militer antara Lebanon dan Irak.

Menhan Lebanon juga mengucapkan selamat kepada pemerintah dan rakyat Irak atas pembebasan kota Mosul, pusat Provinsi Nineveh dari pendudukan kelompok teroris takfiri Daesh (ISIS).

"Lebanon dan Irak memiliki musuh bersama bernama terorisme," pungkasnya.

Menhan Lebanon tiba di Baghdad pada Selasa malam untuk bertemu dengan para pejabat tinggi Irak. Kunjungan ini dilakukan ketika militer dan pasukan Hizbullah Lebanon telah memulai operasi pembebasan berbagai daerah timur dan timur laut negara ini –yang berbatasan dengan Suriah– dari pendudukan teroris.

PM Irak mengumumkan pembebasan penuh kota Mosul dari pendudukan Daesh pada tanggal 10 Juli 2017.

Daesh dengan bantuan finansial dan militer Amerika Serikat dan sekutu Barat dan Arabnya termasuk Arab Saudi dan Turki menyerang dan menduduki kota Mosul, kota terbesar kedua Irak, di pusat provinsi Nineveh pada tanggal 10 Juni 2014.

Militer Irak dengan bantuan pasukan relawan negara ini dan para penasihat militer Republik Islam Iran berhasil membebaskan bagian timur kota Mosul dari pendudukan Daesh pada 24 Januari 2017.

Operasi pembebasan bagian barat kota Mosul dimulai pada tanggal 19 Februari dan berakhir pada 29 Juni 2017. Bagian tua kota Masul juga berhasil dikontrol oleh pasukan Irak pada 8 Juli 2017. (RA)