Operasi Pembebasan al-Hawija dari Pendudukan Daesh Berakhir
-
Pasukan Irak
Komandan Operasi Pembebasan al-Hawija di barat kota Kirkuk mengabarkan berakhirnya operasi pembebasan kota tersebut dari pendudukan kelompok teroris takfiri Daesh (ISIS).
Abdul-Amir Rasheed Yarallah mengabarkan hal itu dalam pernyataannya pada Selasa (10/10/2017) seperti dilansir IRNA.
Ia mengatakan, unit-unit militer, polisi, pasukan reaksi cepat dan kontra-terorisme serta pasukan relawan al-Hashd al-Shaabi berpartisipasi dalam operasi pembebasan kota al-Hawija dari pendudukan Daesh.
Menurut Rasheed Yarallah, operasi pembebasan kota al-Hawija juga didukung oleh helikopter-helikopter militer Irak.
Haider al-Abadi, Perdana Menteri Irak pada 5 Oktober 2017 telah mengumumkan pebebasan al-Hawija dari pendudukan Daesh.
Ia pada 29 September 2017 juga telah mengumumkan tahap kedua operasi pembebasan al-Hawija dan semua wilayah di sekitarnya.
Al-Hawija merupakan salah satu kota terpenting di Provinsi Kirkuk, utara Irak yang diduduki Desh sejak Juni 2014.
Pada 2014, Daesh yang memperoleh dukungan finansial dan militer dari Amerika Serikat, Barat dan sekutu Arabnya termasuk dari Arab Saudi menyerang Irak dan menduduki banyak wilayah di utara dan barat negara ini. Teroris takfiri ini juga telah melakukan berbagai kejahatan mengerikan di Irak.
Sejak saat itu hingga sekarang, militer dan pasukan relawan Irak melalui dukungan para penasihat militer Republik Islam Iran telah berhasil merebut kembali berbagai wilayah dari pendudukan Daesh, dan kini teroris takfiri tersebut berada di ambang kehancurannya. (RA)