Jihad Islam Palestina: Statemen Putera Mahkota Saudi Ahistoris !
-
Mohammed bin Salman
Juru Bicara Jihad Islam Palestina, Daoud Shahab menilai statemen terbaru Putera Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman yang mengakui eksistensi rezim Zionis menjelang peringatan Hari Nakbah sebagai sikap ahistoris.
Mohammed bin Salman dalam wawancara dengan majalah AS, The Atlantic hari Senin (3/4) secara terbuka mengakui eksistensi rezim Zionis dan mengklaim Israel berhak hidup di tanahnya sendiri.
Statemen tersebut disampaikan putera mahkota Arab Saudi tanpa menyinggung sedikitpun mengenai penjarahan tanah dan penjajahan yang dilakukan rezim Zionis terhadap Palestina.
"Tidak diragukan lagi, tujuan Riyadh mendukung rezim (Zionis) yang harus binasa ini, demi memuaskan AS," ujar jubir Jihad Islam Palestina.
Sejumlah negara Arab, temasuk Arab Saudi selama beberapa bulan terakhir secara terang-terangan mengakui menjalin hubungan dengan rezim Zionis Israel.(PH)