Saudi Ingin Pindahkan Perang Yaman ke Lebanon
-
Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman.
Surat kabar Lebanon, Al Akhbar menyatakan bahwa sebuah email dari duta besar Uni Emirat Arab (UEA) di Washington, berbicara tentang upaya Putra Mahkota Arab Saudi, Mohammed bin Salman untuk memindahkan perang dari Yaman ke Lebanon.
"Email milik Dubes UEA untuk AS, Yousef Al Otaiba berisi tentang permintaan Penasihat Putra Mahkota Saudi, Abdulrahman al-Sadhan agar memindahkan perang dari Yaman ke Lebanon," kata media Al Akhbar dalam laporannya.
Surat kabar tersebut berjanji akan segera menerbitkan isi email itu secara utuh.
Saudi menghadapi kegagalan sekaligus di tiga front yaitu; perang Yaman yang tidak membawa hasil, krisis diplomatik dengan Qatar dan masalah pembatalan pengunduran diri Perdana Menteri Lebanon, Saad al-Hariri.
Pada November 2017, al-Hariri secara mengejutkan terbang ke Riyadh dan mengumumkan pengunduran dirinya dari sana, setelah 'menyerang' Iran dan Hizbullah Lebanon.
Akan tetapi, satu bulan kemudian, al-Hariri mencabut statemennya dan meneruskan masa jabatannya sebagai PM Lebanon. (RM)