Mekdad: Koalisi AS Sengaja Hancurkan Sumur-sumur Minyak Suriah
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i57362-mekdad_koalisi_as_sengaja_hancurkan_sumur_sumur_minyak_suriah
Wakil Menteri Luar Negeri Suriah, Faisal Mekdad mengatakan pasukan koalisi internasional yang dipimpin Amerika Serikat secara sengaja membombardir sumur-sumur minyak Suriah agar pemerintah Damaskus tidak bisa memanfaatkannya.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
May 23, 2018 19:12 Asia/Jakarta
  • Wakil Menteri Luar Negeri Suriah, Faisal Mekdad
    Wakil Menteri Luar Negeri Suriah, Faisal Mekdad

Wakil Menteri Luar Negeri Suriah, Faisal Mekdad mengatakan pasukan koalisi internasional yang dipimpin Amerika Serikat secara sengaja membombardir sumur-sumur minyak Suriah agar pemerintah Damaskus tidak bisa memanfaatkannya.

Hal itu dikatakan Mekdad dalam wawancara dengan Sputnik seperti dilansir IRIB, Rabu (23/5/2018).

 

Sejak Agustus 2014, AS dan beberapa negara membentuk sebuah koalisi dengan dalih menumpas kelompok teroris takfiri Daesh (ISIS). Pasukan koalisi yang dibentuk diluar konteks PBB ini telah melancarkan berbagai serangan ke Suriah dan menyebabkan ribuan warga sipil tewas.

 

Dalam beberapa tahun terakhir, pasukan koalisi pimpinan AS juga secara sengaja menggempur infrastruktur Suriah dan instalasi minyak negara ini dengan dalih menyerang teroris.

Salah satu instalasi minyak Suriah.

 

"Pemerintah Suriah telah meminta negara-negara sekutunya untuk segera membantu menumpas terorisme. Pasukan Rusia, penasihat militer Iran dan Hizbulah sedang berperang menumpas teroris melalui kerja sama penuh dengan pemerintah Damaskus," kata Mekdad.

 

Mekdad lebih lanjut menyinggung permintaan terbaru Rusia kepada pihak-pihak asing untuk menarik diri dari Suriah dan membiarkan proses politik di negara ini.

 

"Masalah yang diuraikan ini berada di wilayah kedaulatan Suriah. mengenai siapa saja yang harus tetap berada di Suriah atau keluar dari negara ini adalah hak pemerintah Damaskus," pungkasnya.

 

Sejak tujuh tahun lalu, Suriah menghadapi krisis menyusul masuknya berbagai kelompok teroris seperti Daesh (ISIS) dan Front al-Nusra yang didukung oleh Barat dan sekutunya di kawasan. Pasukan AS secara ilegal masuk ke Suriah dan hingga sekarang telah mendirikan 15 pangkalan militer dengan dalih menumpas Daesh. (RA)