Nasrullah: AS Gagal dengan Semua Plot yang Dirancang untuk Timur Tengah
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i61662-nasrullah_as_gagal_dengan_semua_plot_yang_dirancang_untuk_timur_tengah
Sekretaris Jenderal Gerakan Muqawama Islam Lebanon (Hizbullah ) menyatakan bahwa AS dan Israel telah gagal di semua plot yang mereka rencanakan dalam rangka menyukseskan agenda mereka di Timur Tengah.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Sep 07, 2018 02:16 Asia/Jakarta
  • Sekjen Hizbullah Lebanon
    Sekjen Hizbullah Lebanon

Sekretaris Jenderal Gerakan Muqawama Islam Lebanon (Hizbullah ) menyatakan bahwa AS dan Israel telah gagal di semua plot yang mereka rencanakan dalam rangka menyukseskan agenda mereka di Timur Tengah.

Sayyid Hassan Nasrullah mengatakan pada hari Rabu bahwa AS dan sekutunya berusaha mengacaukan negara-negara regional, termasuk Yaman, Suriah, Irak dan Lebanon untuk membersihkan Timur Tengah dari Muslim Syiah.

 

Mereka menciptakan kelompok teror Takfiri untuk membantai warga Muslim Syiah di berbagai negara sebagai bagian dari kampanye "genosida" terhadap Muslim Syiah, kata Nasrullah.

 

Pemimpin Hizbullah ini lebih lanjut menyinggung perang dukungan rezim Arab Saudi terhadap Yaman sebagai contoh lain dari upaya yang ditujukan untuk membunuh Muslim Syiah.

 

Saudi tidak berhasil dalam berkampanye mewaujudkan perang antara Muslim Syiah dan Sunni, kata Nasrullah, seraya menambahkan, agresi mereka kalah dan gagal mencapai tujuannya.

 

Sayyid Nasrullah juga mengacu pada serangan militer selama 33 hari Israel terhadap Lebanon pada 2006, di mana Hizbullah mampu menimbulkan kerugian besar pada militer rezim Zionis.

 

Dia lebih lanjut menyinggung militansi yang didukung Barat di Suriah sejak 2011, yang juga gagal mencapai tujuan menggulingkan pemerintahan Presiden Bashar al-Assad berkat dukungan dari Hizbullah, Iran dan Rusia.

 

Setelah mengalami kekalahan di semua plot mereka, AS, Israel dan negara-negara bawahan mereka - khususnya Arab Saudi - sekarang mereka sedang berusaha merelokasi perang ke Iran dengan memberlakukan sanksi dan tekanan ekonomi terhadap Republik Islam.(MZ)