Palestina Desak Negara Arab Putus Hubungan dengan Australia
-
Quds
Otorita Ramallah seraya menolak bantuan finansial 10 juta dolar Australia, mendesak negara-negara Arab dan Islam memutuh hubungan dengan Canberra karena mengakui secara resmi Quds sebagai ibukota Israel.
Menurut laporan IRNA Rabu (19/12), Otorita Ramallah seraya merilis statemen menyatakan, negara-negara Arab dan Islam harus memutus hubungan dengan negara-negara yang memindahkan kedubesnya dari Tel Aviv ke Quds, termasuk Australia.
Statemen Perdana Menteri Australia, Scott Morrison yang mengakui Quds sebagai ibukota Israel ilegal dan memicu instabilitas serta musnahnya keamanan di kawasan, ungkap Otorita Ramallah.
Perdana menteri Australia Ahad lalu secara resmi mengakui Quds barat sebagai ibukota Israel.
Pemerintah Palestina juga menyebut langkah Australia ini ilegal baik dari sisi hukum maupun politik serta bertentangan dengan resolusi dan hukum internasional.
Dalam hal ini, Hamas juga menyebut keputusan pemerintah Australia mengakui secara resmi Quds barat sebagai ibukota Israel sebuah pelanggaran terhadap bangsa Palestina dan hak bersejarah mereka. (MF)