Drone Yaman Terjang Pasukan Bayaran Saudi
-
Serangan Drone di Jizan.
Unit pesawat tanpa awak militer Yaman dalam beberapa hari terakhir menggunakan Drone Qasef K2 untuk melancarkan serangan balasan ke posisi pasukan bayaran Arab Saudi dan Uni Emirat Arab (UEA).
Kali ini posisi mereka di distrik al-Khoubah di Jizan, barat daya Arab Saudi baru-baru ini menjadi sasaran amukan drone tempur tersebut.
Sebelumnya, pesawat tanpa awak tersebut menyerang posisi pasukan koalisi pimpinan Arab Saudi di Provinsi Lahij untuk merespon kelanjutan agresi pasukan koalisi ke Yaman.
Serangan balasan yang dilancarakan Gerakaan Rakyat Yaman, Ansarullah pada hari Kamis, 10 Januari 2019 itu menarget parade militer di pangkalan al-Anad di Provinsi Lahij, selatan Yaman.
Menurut Nthnews, 20 orang tewas dan lebih dari 25 lainnya terluka, termasuk para pemimpin militer koalisi pimpinan Arab Saudi dan seorang anggota senior pasukan negara ini.
Juru bicara Angkatan bersenjata Yaman Yahya Sari mengumumkan bahwa serangan drone Qasef K2 militer dan pasukan Komite Rakyat Yaman dilancarkan setelah operasi intelijen yang sukses, di mana serangan ini sebagai tanggapan atas kelanjutan serangan membabi buta jet-jet tempur Arab Saudi ke Yaman.
Rakyat Yaman hingga detik ini melanjutkan perlawanan dan perjuangan mereka untuk membela negara dari serangan pasukan Arab Saudi dan sekutunya.
Agresi militer Arab Saudi dan sekutunya ke Yaman dimulai sejak Maret 2015 dan telah merenggut nyawa belasan ribu orang dan melukai puluhan ribu lainnya.
Invasi militer ke Yaman dengan dukungan Amerika Serikat itu juga telah meluluhlantakkan infrastruktur negara Arab tersebut. Blokade laut, darat dan udara membuat jutaan orang, terutama anak-anak kelaparan. (RA)