Militer Yaman: Saudi tidak Mematuhi Gencatan Senjata
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i66907-militer_yaman_saudi_tidak_mematuhi_gencatan_senjata
Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman, Brigadir Jenderal Yahya Sare'e mengatakan koalisi agresor pimpinan Arab Saudi terus melanggar gencatan senjata di kota pelabuhan Al Hudaydah, barat Yaman.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jan 24, 2019 08:46 Asia/Jakarta
  • Brigadir Jenderal Yahya Sare\'e.
    Brigadir Jenderal Yahya Sare\'e.

Juru bicara Angkatan Bersenjata Yaman, Brigadir Jenderal Yahya Sare'e mengatakan koalisi agresor pimpinan Arab Saudi terus melanggar gencatan senjata di kota pelabuhan Al Hudaydah, barat Yaman.

"Pasukan agresor Saudi dan tentara bayarannya telah melanggar gencatan senjata di Al Hudaydah sebanyak 289 kali dalam 48 jam terakhir," ujarnya pada hari Rabu (23/1/2019) seperti dikutip IRNA.

"Jet-jet tempur Saudi sudah 44 kali melakukan serangan udara di daerah-daerah lain Yaman selama 48 jam terakhir," tambahnya.

Brigjen Sare'e menegaskan bahwa koalisi Saudi tidak berkomitmen dengan kesepakatan gencatan senjata.

Gencata senjata yang dicapai antara Yaman dan perwakilan yang setia kepada Presiden terguling, Abd Rabbuh Mansour Hadi, diterapkan pada 18 Desember 2018 di Hudaydah, tetapi koalisi Arab Saudi secara rutin melanggar gencatan senjata.

Dampak serangan Arab Saudi di Yaman.

Sementara itu, delegasi Ansarullah Yaman dan perwakilan Mansour Hadi diperkirakan akan menyetujui ketentuan pertukaran tahanan dalam 10 hari ke depan.

Pekan lalu, kedua pihak mengadakan putaran negosiasi yang dimediasi PBB di ibukota Yordania, Amman untuk menuntaskan kesepakatan pertukaran tahanan.

Kedua belah pihak bertemu secara terpisah dengan mediator PBB dan menyerahkan daftar tahanan yang ingin mereka bebaskan. (RM)