Hizbullah Irak: Kami akan Putus Tangan Penyerang Iran
-
Jafar Al Husseini
Juru bicara Brigade Hizbullah Irak mereaksi pernyataan Presiden Amerika Serikat dan mengatakan, Donald Trump harus melupakan khayalan bisa menyerang Iran dari wilayah Irak, karena kubu perlawanan Irak akan memutus tangan agresor.
Presiden Amerika, Donald Trump, Ahad (3/2/2019) dalam wawancara dengan stasiun televisi CBS menuturkan, berlanjutnya kehadiran pasukan Amerika di Irak dilakukan untuk mengawasi Iran dari dekat.
IRNA (4/2) melaporkan, Jubir Brigade Hizbullah Irak, Jafar Al Husseini, Senin (4/2) dalam wawancara dengan TV Al Mayadeen menegaskan, anggota Parlemen Irak harus segera menyusun draf undang-undang penarikan pasukan Amerika dari Irak.
Ia menambahkan, tugas baru militer Amerika menurut statemen Trump sepenuhnya jelas dan kelompok-kelompok perlawanan Irak menyadari niat busuk Amerika ini.
Al Husseini menegaskan, pasukan Amerika tidak diperbolehkan beraktivitas di perbatasan dan melancarkan serangan dari wilayah tersebut. (HS)