Jihad Islam: Palestina, Suriah, Iran dan Hizbullah, Solid
https://parstoday.ir/id/news/west_asia-i69399-jihad_islam_palestina_suriah_iran_dan_hizbullah_solid
Anggota Biro Politik Jihad Islam Paletina menegaskan kuatnya hubungan gerakan-gerakan perlawanan Palestina, dengan poros perlawanan, dan keduanya menekankan satu tujuan yang sama yaitu pembebasan Palestina.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Apr 19, 2019 12:52 Asia/Jakarta
  • Jihad Islam Palestina
    Jihad Islam Palestina

Anggota Biro Politik Jihad Islam Paletina menegaskan kuatnya hubungan gerakan-gerakan perlawanan Palestina, dengan poros perlawanan, dan keduanya menekankan satu tujuan yang sama yaitu pembebasan Palestina.

Stasiun televisi Alalam (18/4/2019) melaporkan, salah satu anggota Biro Politik Jihad Islam Palestina, Walid Al Qatati saat diwawancarai surat kabar Al Watan, Suriah menuturkan, pusat komando bersama gerakan-gerakan Palestina berhasil mengalahkan musuh dan mempersatukan kubu perlawanan. Selain itu satu-satunya jalan menghadapi konspirasi musuh dan proyek Kesepakatan Abad, Amerika adalah perlawanan.  

Sehubungan dengan perundingan terbaru soal gencatan senjata di Jalur Gaza, Al Qatati menjelaskan, langkah ini merupakan bagian dari strategi tempur melawan penjajah, tujuannya mengurangi penderitaan rakyat Palestina di Gaza dan langkah berikutnya adalah pencabutan total blokade Gaza yang selalu dituntut dalam setiap aksi pawai Hak Kembali.

Al Quds

Al Qatati menegaskan, musuh ingin lari dari tanggung jawab dengan mengulur waktu, di saat yang sama sandaran kelompok Palestina adalah perlawanan rakyat.

Menurut anggota Biro Politik Jihad Islam itu, hubungan kelompoknya dengan Hizbullah Lebanon kuat karena keduanya memiliki tujuan yang sama untuk membebaskan Palestina dan melawan Israel dan Amerika Serikat.

"Jihad Islam adalah kepanjangan tangan poros perlawanan yang ada di dalam Palestina, sebuah poros yang mencakup Suriah, Iran, Hizbullah Lebanon dan seluruh pecinta kebebasan dunia, dan orang-orang yang berada dalam satu barisan untuk melawan proyek Amerika-Israel suatu hari nanti akan saling bekerjasama dan lebih mendukung isu Palestina. (HS)